comscore

Pemerintah Akhirnya Bayar Kompensasi Rp64,5 Triliun ke Pertamina

Annisa ayu artanti - 01 Juli 2022 16:46 WIB
Pemerintah Akhirnya Bayar Kompensasi Rp64,5 Triliun ke Pertamina
Ilustrasi. Foto: dok MI.
Jakarta: PT Pertamina (Persero) akhirnya menerima kompensasi atas penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquified Petroleum Gas (LPG) subsidi dari pemerintah untuk periode 2021 sebesar Rp64,5 triliun.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas pembayaran kompensasi yang dilakukan lebih cepat dari jadwal yang direncanakan. Pembayaran tersebut akan berdampak positif pada keuangan Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional.  
"Alhamdulillah. Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan pemerintah melalui pembayaran kompensasi ini. Pembayaran ini dapat memperkuat cash flow untuk menjaga ketahanan energi nasional," katanya melalui keterangan tertulis, Jumat, 1 Juli 2022.

Ia juga menjelaskan, sejak awal 2022, pemerintah terus mempercepat pembayaran kompensasi atas penugasan distribusi BBM dan LPG subsidi bagi masyarakat. Per April 2022 lalu, pemerintah telah membayarkan kompensasi sebesar Rp29 triliun, sehingga secara keseluruhan, sepanjang 2022 total pembayaran subsidi dan kompensasi untuk periode hingga 2021 yang telah dibayarkan pemerintah kepada Pertamina sebesar Rp93,5 triliun.
 
Baca juga: KSP Sebut Peraturan Beli Pertalite-Solar Demi Jaga Ketahanan Energi Nasional


Menurutnya, komitmen ini menunjukkan upaya keras pemerintah dalam memperkuat arus kas Pertamina yang akan berdampak pada pemulihan ekonomi nasional dan memproteksi daya beli masyarakat.

Selain itu, dukungan besar ini juga terlihat dengan adanya kebijakan pemerintah melalui Kementerian Keuangan untuk penambahan subsidi dalam penyediaan dan penyaluran BBM dan LPG bersubsidi yang sangat diperlukan oleh masyarakat miskin, menengah, rentan, dan UMKM. Hal ini juga merupakan wujud Negara hadir untuk melindungi masyarakat.

Menurutnya, upaya pemerintah menghadapi tantangan harga minyak mentah ini luar biasa, apalagi bila dibandingkan dengan negara lain. Hal ini terlihat dari harga BBM Indonesia yang termasuk dua terendah di seluruh dunia.

Atas kebijakan Pemerintah Indonesia tersebut, masyarakat perlu berterima kasih dengan lebih berhemat dalam menggunakan BBM dan LPG. BBM dan LPG subsidi hanya diperuntukkan untuk masyarakat miskin, sehingga masyarakat mampu agar beralih menggunakan BBM dan LPG nonsubsidi.

"Apresiasi tak terhingga kepada pemerintah karena dengan menambah alokasi subsidi BBM dan LPG, Pemerintah telah berusaha keras menjaga daya beli masyarakat," pungkasnya.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id