comscore

Komitmen Belanja Produk Dalam Negeri di Business Matching P3DN Tembus Rp214 Triliun

Husen Miftahudin - 27 Maret 2022 13:28 WIB
Komitmen Belanja Produk Dalam Negeri di <i>Business Matching</i> P3DN Tembus Rp214 Triliun
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. FOTO: Kemenko Kemaritiman dan Investasi
Jakarta: Gelaran Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri di Nusa Dua, Bali pada 22-24 Maret 2022 sukses mencatat komitmen belanja produk dalam negeri dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota sebesar Rp214,1 triliun.

"Negeri kita ini hebat, angka hari ini merupakan refleksi kerja keras dari para pimpinan K/L, pemerintah daerah, dan semua yang terlibat," ucap Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dikutip dari keterangan tertulis, Minggu, 27 Maret 2022.
Adapun nilai komitmen tersebut setara dengan 27.707 paket Produk Dalam Negeri (PDN). Selain itu, melalui Business Matching ini, 978 produsen PDN dapat dilibatkan dalam belanja negara. Kegiatan Business Matching merupakan langkah afirmasi untuk mendorong PDN dan juga Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa Business Matching bukan akhir dari target percepatan belanja PDN. Setelah ini, akan ada Business Matching lanjutan yang dilaksanakan baik secara fisik atau virtual, termasuk soal pengawasan dan pengendaliannya.

Kegiatan Business Matching merupakan bagian dari etape pelaksanaan program yang telah dibagi menjadi tiga tahap. Sebelumnya, dilaksanakan tahap pra Business Matching dengan melakukan interkoneksi data melalui aplikasi milik pemerintah seperti SIPD milik Kementerian Dalam Negeri, SAKTI milik Kementerian Keuangan, dan SIRUP milik LKPP yang akan terkoneksi dengan Sistem Informasi P3DN (SIP3DN) milik Kementerian Perindustrian.

Ia berharap agar komitmen belanja produk dalam negeri yang sudah tercatat selama tiga hari tidak berakhir di atas kertas saja, mengingat potensi belanja pemerintah pusat dan daerah yang mencapai Rp1.071,4 triliun, dengan Rp400 triliun yang dapat diserap oleh produk dalam negeri dan UMKM.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatatkan komitmen Belanja PDN terbesar untuk kategori kementerian/lembaga, yaitu sebanyak Rp43 triliun. Sedangkan komitmen DKI Jakarta di kategori Pemerintah Provinsi menembus Rp5 triliun. Di kategori Pemerintah Kota/Kabupaten, Kabupaten Bojonegoro memberikan komitmen sebesar Rp1,6 triliun.

Untuk mempercepat belanja PDN, Agus menyampaikan rencana pelaksanaan Business Matching seperti ini akan dilakukan lebih awal di 2023 sehingga ada waktu cukup panjang untuk melengkapi hal-hal yang diperlukan.

Ia menambahkan, upaya Kemenperin dalam mendukung Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) juga meliputi fasilitasi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bagi perusahaan industri dalam negeri. Pada tahun anggaran 2022, Kemenperin memberikan fasilitasi sertifikasi TKDN Gratis sebanyak 1.250 sertifikat produk.

"Kami berharap pemerintah daerah juga menganggarkan sertifikasi TKDN, khususnya untuk IKM dan UMKM dengan kearifan lokal," tutup Agus.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id