comscore

Dugaan Kartel Minyak Goreng, KPPU Didesak Lakukan Investigasi

Fetry Wuryasti - 16 Januari 2022 19:30 WIB
Dugaan Kartel Minyak Goreng, KPPU Didesak Lakukan Investigasi
Ilustrasi pabrik minyak goreng Sinar Mas Agro - - Foto: dok MI/Arya Manggala
Jakarta: Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menduga adanya kartel yang mendistorsi pasar minyak goreng. Pasalnya, harga minyak goreng masih tinggi meski periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) sudah berakhir. 

"Ini artinya melambungnya harga minyak goreng, bukan karena efek Nataru. Sungguh tidak masuk akal, Indonesia sbg negara penghasil CPO terbesar di dunia, tapi harga minyak goreng sangat mahal, dan negara tidak mampu mengendalikannya," kata Ketua Umum Harian YLKI Tulus Abadi, Minggu, 16 Oktober 2022.
Terkait dugaan adanya kartel minyak goreng, YLKI mendesak Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) untuk berbicara dan bertindak, melakukan investigasi soal struktur pasar minyak goreng di Indonesia.

Sebab temuan KPPU pada era sebelumnya menunjukkan ada praktik kartel yang difasilitasi oleh Kementerian Perdagangan pada pasar minyak goreng.

"Dan waktu itu Kementerian Perdagangan marah besar atas simpulan KPPU tersebut. Jika KPPU tidak mampu membongkar fenomena praktik kartel di pasar minyak goreng, YLKI sangat meragukan kinerja dan efektivitas KPPU sebagai wasit dalam persaingan dan keadilan pasar," kata Tulus.


(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id