comscore

Ubah Strategi, Bahana TCW Bidik Dana Kelolaan Tumbuh 15%

Husen Miftahudin - 14 April 2022 13:32 WIB
Ubah Strategi, Bahana TCW Bidik Dana Kelolaan Tumbuh 15%
Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Jakarta: Melihat perkembangan kondisi dan memenuhi kebutuhan investor untuk berinvestasi di produk investasi yang lebih aman, PT Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW) melakukan perubahan strategi untuk produk Reksa Dana Pendapatan Tetap Makara Prima. Hal ini juga sebagai langkah antisipasi dalam menghadapi kondisi perekonomian global yang tengah dilanda ketidakpastian selama dua tahun terakhir.

Saat ini, Reksa Dana Pendapatan Tetap Makara Prima menggunakan strategi baru, yaitu Low Risk Underlying, yang memiliki risiko relatif lebih rendah sehingga menurunkan risiko volatilitas dengan berinvestasi pada lebih dari 50 persen obligasi pemerintah, dan sisanya pada obligasi korporasi.
"Melihat perkembangan kondisi ekonomi dan tren investasi belakangan ini, kami mengubah fokus strategi portofolio Makara Prima dengan menggunakan strategi baru, strategi ini tentunya bertujuan untuk memberikan skema investasi yang lebih stabil dan menjaga return yang optimal di tengah dinamika yang terjadi," ucap Direktur Bahana TCW Danica Adhitama dalam keterangan tertulis, Kamis, 14 April 2022.

Sebelumnya, Makara Prima adalah sebuah Reksa Dana Pendapatan Tetap dengan komposisi portofolio Saham 0-20 persen, Obligasi 80-100 persen, Pasar Uang/Kas 0-20 persen. Produk ini berinvestasi sebagian besar pada obligasi negara dengan strategi utamanya dynamic-play pada durasi obligasi tenor panjang dan memiliki sedikit eksposur pada efek saham.

"Dengan perubahan strategi ini membuat Makara Prima menjadi sebuah produk investasi yang menawarkan kelebihan berupa kestabilan investasi. Produk ini memiliki volatilitas rendah sehingga cocok untuk dibeli saat tren suku bunga meningkat. Selain itu, produk ini memiliki durasi yang relatif rendah sehingga dapat menghasilkan volatilitas yang lebih terkendali dibandingkan dengan indeks acuan obligasi pemerintah," terang Danica.

Dengan keunggulan yang dimiliki tersebut, reksa dana ini dinilai cocok untuk profil nasabah konservatif-moderat. "Kami berharap dengan perubahan strategi Makara Prima ini, kami dapat meningkatkan pertumbuhan dana kelolaan sebesar 15 persen hingga akhir 2022 dengan target utama investor retail," imbuh Danica.

Ia mengungkapkan, perubahan strategi portofolio ini telah diputuskan berdasarkan kajian yang mendalam dari tim analis internal. Sehingga komposisi portofolio yang baru ini merupakan sebuah racikan strategi terbaik berdasarkan kondisi terkini.

"Kami berharap Makara Prima dapat menjadi pilihan bagi investor yang mencari produk investasi dengan stabilitas yang relatif terkendali sekaligus tetap memberikan imbal hasil yang menguntungkan," jelas Danica.

Saat ini, Dana Kelolaan (AUM) Bahana TCW menunjukkan kinerja positif. Per Desember 2021, Bahana TCW mengelola sebanyak Rp50,3 triliun Dana Kelolaan (AUM).


(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id