Pupuk Indonesia Siapkan 347 Ribu Stok Pupuk Nonsubsidi

    Annisa ayu artanti - 30 Juli 2020 12:01 WIB
    Pupuk Indonesia Siapkan 347 Ribu Stok Pupuk Nonsubsidi
    Ilustrasi Pupuk Indonesia - - Foto: MI/ Safir Makki
    Jakarta: PT Pupuk Indonesia menyiapkan stok pupuk nonsubsidi hingga 347 ribu ton bagi petani yang tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK). Stok tersebut terdiri dari 212,91 ribu ton Urea, 133,18 ribu ton NPK, 430 ton SP-36, 968 ton ZA dan 164 ton organik.

    Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana mengatakan pihaknya menyiapkan stok pupuk nonsubsidi sebanyak 347,66 ribu ton di seluruh lini I hingga lini III dan kios-kios pupuk resmi.

    "Apabila terjadi kekurangan, kami menyiapkan stok pupuk nonsubsidi di kios-kios resmi. Sehingga bisa memenuhi kebutuhan pupuk bagi petani dan produktivitas sektor pertanian dapat  terjaga," kata Wijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 30 Juli 2020.

    Selain itu, perseroan juga berkomitmen untuk menjaga stok pupuk bersubsidi. Per 27 Juli 2020 menunjukan stok pupuk bersubsidi masih dalam kondisi yang aman.

    Tercatat, total stok sebanyak 857,15 ribu ton yang terdiri dari 544,17 ribu ton Urea, 131,18 ribu ton NPK, 75,29 ribu ton SP-36, 45,93 ribu ton ZA dan 60,58 ribu ton organik.


    Adapun jumlah stok pupuk tersebut dipenuhi oleh lima anak perusahaan Pupuk Indonesia, antara lain PT Pupuk Kaltim, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Iskandar Muda, dan PT Pupuk Sriwidjaja.

    Sementara itu, Pupuk Indonesia juga memastikan kelancaran distribusi pupuk bersubsidi tidak terganggu oleh pandemi. Hingga pertengahan Juli 2020, Perseroan telah menyalurkan sebanyak 5,14 juta juta ton atau setara 65 persen dari total alokasi di 2020 yang sebesar 7,94 juta ton.

    "Penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan sesuai aturan alokasi dan hanya kepada para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani dan terdaftar dalam sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) yang dikelola Kementerian Pertanian," tambah dia.  

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id