Menkeu Bahas Peluang Substitusi Produk Impor

    Eko Nordiansyah - 15 Juli 2020 21:19 WIB
    Menkeu Bahas Peluang Substitusi Produk Impor
    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: Medcom.id/Suci Sedya Utami
    Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berkomentar soal neraca perdagangan Indonesia yang mencatat surplus pada Juni 2020. Meskipun ada pertumbuhan ekspor, namun Sri Mulyani menyoroti perlambatan impor yang bisa berdampak kepada produksi di industri manufaktur.

    "Ekspor cukup baik, meskipun impor menurun luar biasa tajam. Makanya neraca perdagangan kita surplus, bagus. Karena impor turun tajam dari ekspor kita, jadi itu pengaruhnya ke produksi," kata dia usai rapat dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR di Jakarta, Rabu, 15 Juli 2020.

    Dirinya menambahkan, Indonesia harus bisa mengambil peluang untuk substitusi produk impor. Bahkan jika perlu, produk yang dihasilkan di dalam negeri bisa diekspor sehingga bisa berdampak positif terhadap perekonomian dan neraca perdagangan ke depannya.

    "Kalau seandainya impor kita sudah bisa substitusi, sekarang saya yakin kuartal III APD diekspor karena kita sudah produksi banyak sekali, maka barang-barang itu bisa menjadi penopang aktivitas ekonomi dan neraca perdagangan tadi," ungkap dia.

    Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2020 ini mengalami surplus tipis sebesar USD1,27 miliar. Surplus neraca perdagangan karena ekspor pada bulan lalu sebesar USD12,03 miliar sedangkan impor USD10,76 miliar.

    Nilai ekspor pada Juni 2020 meningkat 15,09 persen dibanding Mei 2020 dan meningkat 2,28 persen dibanding Juni 2019. Ekspor nonmigas mencapai USD11,45 miliar, naik 15,73 persen dibanding Mei 2020 dan naik 3,63 persen dibanding ekspor nonmigas Juni 2019.

    Sementara impor selama Juni 2020 naik 27,56 persen dibandingkan Mei 2020, namun turun 6,36 persen dari Juni 2019. Impor nonmigas mencapai USD10,09 miliar di Juni 2020 atau naik 29,64 persen dibandingkan Mei 2020 dan naik 3,12 persen dari Juni 2019.

    Secara kumulatif, neraca perdagangan Indonesia sejak Januari hingga Juni 2020 mencatat surplus sebesar USD5,5 miliar. Surplus selama semester I-2020 ini lebih baik dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yang mencatat defisit USD1,87 miliar.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id