Inovasi Aturan Tembakau Dinilai Efektif Kendalikan Konsumsi Rokok

    Eko Nordiansyah - 25 Agustus 2020 12:54 WIB
    Inovasi Aturan Tembakau Dinilai Efektif Kendalikan Konsumsi Rokok
    Ilustrasi industri rokok. Foto: Antara/Seno
    Jakarta: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menilai diperlukan intervensi pemerintah terhadap pengendalian tembakau. Upaya ini bertujuan untuk menurunkan prevalensi merokok yang diprediksi akan mengalami peningkatan menjadi 15,95 persen di 2030 jika tidak ada inovasi aturan.

    Kasubdit SDM dan Pembiayaan Kesehatan Bappenas Renova Siahaan mengatakan, apabila tidak ada intervensi aturan maka target pemerintah untuk tujuan berkelanjutan pasti tidak tercapai. Apalagi menurut data, sebesar 52,1 persen penduduk pertama kali merokok di usia 15-16 tahun.

    "Bahkan 23,1 persen itu di usia 10-14 tahun. Ada di usia 5-9 tahun sebesar 2,5 persen. Tentu ini menjadi awareness kita bersama bahwa anak-anak di Indonesia sudah merokok," kata dia dalam diskusi 'Harga Rokok Mahal Upaya Efektif Melindungi Remaja Menjadi Perokok' di Jakarta, Selasa, 25 Agustus 2020.

    Renova menjelaskan, upaya pencegahan akses anak terhadap rokok sudah menjadi prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 lalu. Namun pencapaiannya sangat jauh dari target yang diharapkan. Di 2019, diharapkan prevalensi merokok anak usia 10-18 tahun sebesar 5,4 persen, justru meningkat jadi 9,1 persen.

    Situasi tersebut dinilai Renova tidak sejalan dengan tujuan RPJMN 2020-2024 yang ingin menciptakan sumber daya manusia unggul dan menjadi tantangan yang besar bagi peningkatan sumber daya produktivitas manusia ke depan.

    “Kenapa sebenarnya konsumsi rokok di Indonesia itu tinggi? Terutama meningkat di kalangan anak-anak dan remaja. Jadi kalau kita lihat, faktanya harga rokok itu memang masih murah dan terjangkau,” ujar Renova.  

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id