Tips bagi Pengusaha Bertahan di Masa Pandemi

    Dero Iqbal Mahendra - 12 Mei 2020 17:50 WIB
    Tips bagi Pengusaha Bertahan di Masa Pandemi
    Foto: Grafis Medcom.id
    Jakarta: Pandemi covid-19 memengaruhi hampir semua sektor bisnis hingga produktivitas yang menurun. Untuk itu, perlu trik-trik khusus untuk menghadapi situasi ini agar bisnis tetap dapat berjalan.

    "Hal yang perlu diperhatikan sebagai pengusaha bagaimana mengindetifikasi dampak, melakukan antisipasi dan merancang mitigasi risiko dan siap berevolusi demi keberlangsungan bisnis, dan memperkuat resiliensi agar tantangan dapat dipetakan dalam mengambil keputusan," tutur Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur H.M. Supriyadi, Selasa, 12 Mei 2020.

    Supriyadi menilai tidak semua sektor bisnis mengalami kelesuan, beberapa justru memberikan peluang. Misalnya seperti sektor kesehatan, pengadaan pangan, ritel, digital atau teknologi informasi.

    Dalam situasi saat ini pengembangan elastic digital workspace secara komprehensif dapat mendatangkan keuntungan.

    "Setidaknya ada enam hal yang harus dipertimbangkan pengusaha agar mampu bertahan di masa covid-19, yaitu melihat dampak pada tempat kerja, leadership, supply change, potensi pelanggan, pola transaksi (revenue), dan lingkungan," ujarnya.

    Ia menekankan leadership memainkan peran penting agar mampu beradaptasi di segala situasi. Pemimpin mesti meningkatkan sensitivitas dan proaktif menghitung kebutuhan perusahaannya, termasuk tim dan pekerjanya.

    Perubahan suplai sangat berpengaruh, sehingga upaya pemenuhan kebutuhan pelanggan sebaiknya didukung dengan alur proses cepat, aman dan terjamin serta tetap menjaga protokol kesehatan.

    Pengusaha membutuhkan ketepatan analisa, termasuk soal pendapatan yang memperkirakan seberapa jauh bisnis dapat bertahan tanpa menggorbankan para pegawainya. Ia menyarankan agar dapat dilakukan peralihan konsep penjualan.

    Aspek lingkungan juga memengaruhi sikap manusia, mulai dari kebiasaan, ataupun potensi pasar yang mengubah secara drastis alur bisnis.

    "Kanal transaksi dapat diubah dengan memanfaatkan ruang digital, sebab transaksi tatap muka sudah tidak kompatibel lagi saat ini," ujarnya.

    Selain itu, Supriyadi juga menawarkan lima langkah taktis dalam menghadapi covid-19 dalam berbisnis. Pertama, memprioritaskan keamanan manusia dan merumuskan hubungan berkelanjutan. Kedua, mempertajam strategi bisnis untuk bertahan.

    Ketiga, menerapkan komunikasi efektif dan mengukur perhitungan pada seluruh stakeholder dalam bisnis. Keempat, memanfaatkan secara maksimal program insentif yang ada, terlebih dari pemerintah. Kelima, membangun kekuatan dan resilien untuk menghadapi tantangan ke depan.

    "Sebagai pengusaha, kita harus mempersiapkan dinamika perubahan dalam bisnis, apapun kondisinya tantangan mesti dihadapi," tutur Supriyadi.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id