Menhub: Program Tol Laut Belum Optimal

    Antara - 19 Juni 2020 19:26 WIB
    Menhub: Program Tol Laut Belum Optimal
    Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi - - Foto: MI/ Susanto



    Jakarta: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui bahwa program tol laut belum dijalankan secara maksimal. Selama empat tahun berjalan, program tersebut belum mampu menekan biaya logistik dan mendorong kelancaran arus distribusi barang.

    "Ini memang satu hal penting untuk disadari, selama saya jadi menteri hampir empat tahun melihat bahwa tol laut belum maksimal," kata Budi dikutip dari Antara, Jumat, 19 Juni 2020.

     



    Budi menjelaskan penyebab tol laut belum optimal lantaran arus angkutan balik dari wilayah timur ke barat Indonesia tak sebanding dengan barat ke timur.

    "Kita perlu improve (tingkatkan), kita harus meletakkan hati kita tol laut agar ini memang berjalan dengan baik. Satu problem (masalah) adalah angkutan dari timur ke barat belum ada," ungkap dia.

    Padahal, Budi menilai wilayah timur Indonesia memiliki komoditas yang kompetitif yang dibutuhkan di Pulau Jawa, seperti ikan, rumput laut dan kayu. Untuk itu, ia meminta peran serta INSA dalam mencari komoditas di wilayah timur agar bisa diangkut ke wilayah barat.


    "Anggota INSA yang terlibat dalam tol laut juga berperan serta mencari barang di Indonesia timur ke sini. Ada anggota INSA di angkutan batu bara, bersama-sama buat CSR (tanggung jawab sosial perusahaan) ke pedalaman Kaimana, Sorong, Merauke," tambah dia.

    Meski demikian, Menhub mengklaim sembilan bahan pokok sudah hadir di wilayah timur serta disparitas harga yang sudah berupaya ditekan hingga tidak jauh berbeda dengan di Pulau Jawa.

    "Tol laut menjadi hal yang penting bagi saudara-saudara kita di Indonesia bagian timur. Tol laut adalah menjadi suatu upaya kita memastikan supply (ketersediaan) logistik di bagian timur jalan dengan baik. Kita pastikan beras, minyak, gula dan sembilan bahan pokok ada di sana. Lebih dari itu, kita pastikan disparitas harga antara di Jawa dengan di Indonesia bagian timur harus sudah sama," pungkasnya.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id