Pemerintah Kebut Penyatuan Data Tunggal Koperasi dan UMKM

    Ilham wibowo - 30 Oktober 2020 14:20 WIB
    Pemerintah Kebut Penyatuan Data Tunggal Koperasi dan UMKM
    Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki - - Foto: dok Kemenkop UKM
    Jakarta: Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pemerintah tengah mempercepat penyatuan data tunggal untuk koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Konsolidasi tersebut dapat dikebut lantaran hadirnya Undang-Undang Cipta Kerja.

    “Dengan Undang-Undang Cipta Kerja ini sekarang jadi mudah terkonsolidasi,” kata Teten melalui keterangan tertulis, Jumat, 30 Oktober 2020.

    Teten memaparkan UU Ciptaker akan menjawab masalah-masalah yang dihadapi oleh pelaku usaha mikro. Apalagi pertumbuhan ekonomi perlu dipercepat mengingat 15 tahun terakhir struktur ekonomi nasional mengalami stagnasi.

    “Kalau kita lihat katakanlah dalam 15 tahun terakhir struktur UMKM, usaha mikro mencapai 98 persen, sementara usaha kecil dan menengah tidak tumbuh atau mengalami stagnasi,” tutur dia.

    Melalui data tunggal, pemerintah akan lebih mudah menyiapkan program strategi nasional (roadmap) pengembangan koperasi dan UMKM yang saat ini melibatkan 18 kementerian dan 43 lembaga, termasuk pemerintah daerah.

    “Bisa menjadi guide bagi seluruh kementerian itu dengan mudah karena ketika kami membuat kebijakan pemulihan ekonomi nasional untuk membantu UMKM menghadapi masalah keuangan, masalah penyerapan produk, kami sulit sekali mencari data,” paparnya.


    Melalui UU Ciptaker, lanjut Teten, pemerintah juga dapat mengatasi masalah pengangguran di Indonesia yang jumlahnya mencapai 6,9 juta orang. Belum lagi dampak pandemi covid-19 yang ikut menyumbang tiga juta angka pengangguran baru.

    “Angkatan kerja baru mencapai tiga juta per tahun, sehingga kita punya total sekitar 13 juta kebutuhan penciptaan lapangan kerja,” pungkasnya.  

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id