Program Vaksinasi Diyakini Perbaiki Ketimpangan Data di Tanah Air

    Annisa ayu artanti - 08 Januari 2021 19:29 WIB
    Program Vaksinasi Diyakini Perbaiki Ketimpangan Data di Tanah Air
    Menteri BUMN Erick Thohir - - Foto: dok Kementerian BUMN
    Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meyakini program vaksinasi akan memperbaiki permasalahan sistem data ke depan. Pasalnya, vaksinasi massal covid-19 sudah menggunakan sistem satu data yang dibuat oleh perusahaan BUMN.

    "Vaksinasi ini Pak Menkes (Budi Gunadi Sadikin) sampaikan, tahun depan harus divaksin lagi. Maka suka tidak suka data akan terkumpul, terbuka, dan transparan dan kapan lagi kita punya satu data yang transparan," kata Erick di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 8 Januari 2021.

    Erick menuturkan selain vaksin, kedepannya data yang terkumpul dari program vaksin dapat digunakan untuk menjalankan program-program pemerintah lainnya. Antara lain data penerima bantuan sosial (bansos), bantuan langsung tunai, dan pendanaan untuk usaha mikro.

    "Kapan lagi kita punya satu data yang transparan. Ketika pemerintah melakukan bantuan kepada rakyat, bansos, vaksinasi gratis, BLT, dan usaha mikro," jelasnya.

    Erick pun mengaku senang lantaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut baik program satu data tersebut. "Kami berharap program vaksinasi terus dipantau karena merupakan game changer dari pandemi saat ini," pungkas dia.  

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id