Sandiaga Uno: Sektor Parekraf Mampu Ciptakan 34 Juta Lapangan Kerja

    Husen Miftahudin - 19 April 2021 20:58 WIB
    Sandiaga Uno: Sektor Parekraf Mampu Ciptakan 34 Juta Lapangan Kerja
    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. Foto: Dok. Kemenparekraf.



    Jakarta: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengakui pandemi covid-19 berdampak besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Pelemahan sektor-sektor ini juga menyumbang besar pada kontraksi perekonomian dalam negeri di masa pandemi.

    Terkait sumbangan devisa, eks Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menyebutkan bahwa sektor parekraf berada di posisi kedua setelah minyak dan gas (migas). Namun, sektor parekraf mampu membuka 34 juta lapangan pekerjaan dengan rincian, 13 juta di subsektor pariwisata dan 21 juta di subsektor ekonomi kreatif.






    "Semuanya terdampak pandemi. Makanya hari ini kita ingatkan bahwa kita bukan hanya survive, tapi kita bisa revive dan strike. Jadi bukan hanya bertahan, tapi switch mencari peluang dan mencetak pemenang," tegas Sandiaga dalam Konferensi 500 Ribu Eksportir Baru secara virtual, Senin, 19 April 2021.

    Terkait hal tersebut, Sandiaga mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi covid-19 untuk bisa meraih kesempatan melakukan ekspor. Apalagi pemerintah telah memberikan banyak insentif dan subsidi bagi para pelaku UMKM untuk bangkit dan berkembang di tengah pandemi.

    Bagi pelaku usaha yang bergerak di bidang parekraf, sebutnya, ada sejumlah subsektor yang mendapatkan bantuan insentif dari pemerintah. Di antaranya adalah subsektor aplikasi digital, pengembangan permainan, gim, fesyen, kriya, kuliner, film, dan pariwisata.

    "Jadi kalau kalian masuk ke dalam subsektor tersebut dan ingin mendapatkan bantuan dan insentif dari pemerintah, kita punya programnya. Ini bisa digunakan untuk membantu ekspor," ucap Sandiaga.

    Ia mengungkapkan bahwa setiap program dan kegiatan di Kemenparekraf bertujuan untuk meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB), nilai ekspor, dan tenaga kerja di sektor ekonomi kreatif.

    "Bagi PDB, kita mesti bangga bahwa Indonesia ini urutan ketiga dari segi kontribusi ekonomi kreatif ke PDB. Nomor satu Amerika Serikat dengan Hollywood-nya, nomor dua Korea Selatan dengan K-pop, sedangkan kita ada di posisi ketiga," pungkas Sandiaga.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id