Padi Terendam Banjir, Kementan Ingatkan Petani Karangasem Gunakan Asuransi

    Gervin Nathaniel Purba - 19 Juni 2021 15:28 WIB
    Padi Terendam Banjir, Kementan Ingatkan Petani Karangasem Gunakan Asuransi
    Ilustrasi sawah banjir. (Foto: Medcom.id/Rhobi Shani)



    Karangasem: Ancaman gagal panen menghantui petani di Subak Tauman, Banjar Kalanganyar, Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Karangasem. Padi milik petani terendam banjir. 

    Lokasi sawah yang terendam banjir berada di tepi sungai Betel. Akibat diterjang banjir, padi yang berumur dua bulan roboh akibat terendam air. Sawah yang terendam milik I Made Darmayasa dan I Nengah Nardi. Kedua pemilik lahan itu pun terancam gagal panen.

     



    Kelian Banjar Adat Kalanganyar, I Nyoman Sudiarsa mengatakan, banjir terjadi akibat hujan deras dan air sungai Betel meluap. Tanaman padi di lokasi ketinggian selamat, namun yang berada di bawah sungai terendam air. Tanaman padi yang terendam air rata-rata umur dua bulan.  

    Melihat hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak petani untuk segera memanfaatkan asuransi. Hal ini untuk menghindarkan petani dari kerugian.

    Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan kondisi gagal panen harus bisa diatasi. Asuransi menjadi salah satu kuncinya

    "Gagal panen bukan hanya bisa membuat petani merugi, tetapi juga bisa mengganggu ketahanan pangan. Untuk itu, kami mengimbau petani untuk mengasuransikan lahan agar tidak merugi," kata Syahrul, dikutip keterangan tertulis, Sabtu, 19 Juni 2021.

    Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil mengatakan, asuransi adalah bagian dari mitigasi bencana.

    "Asuransi memiliki pertanggungan yang akan dikeluarkan pihak asuransi saat terjadi sejumlah kondisi yang bisa menyebabkan gagal panen, sebagai dampak dari perubahan iklim,  serta gangguan organisme pengganggu tanaman," kata Ali.




    (GER)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id