Nataru, Pertamina Antisipasi Peningkatan Konsumsi BBM-LPG di Kalimantan

    Suci Sedya Utami - 23 Desember 2020 21:27 WIB
    Nataru, Pertamina Antisipasi Peningkatan Konsumsi BBM-LPG di Kalimantan
    Ilustrasi mobil tangki Pertamina - - Foto: dok Pertamina



    Balikpapan: PT Pertamina (Persero) mengantisipasi peningkatan konsumsi BBM dan gas elpiji di Kalimantan selama momen Natal dan Tahun Baru 2021

    Kebutuhan BBM diprediksi akan mengalami peningkatan sejak H-3 untuk gasoline dan H-10 untuk gasoil. Premium diperkirakan meningkat satu persen dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 2.930 kilo liter (KL) per hari menjadi 2.948 KL di wilayah tersebut.

     



    Sementara pertalite diperkirakan meningkat dua persen dari 3.101 KL per hari menjadi 3.116 KL per hari di Kalimantan. Demikian juga untuk Pertamax diperkirakan meningkat satu persen dari 584 KL per hari menjadi 587 KL per hari.

    "Untuk Pertamax Turbo sebesar tiga persen dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 19 KL per hari menjadi 20 KL per hari di wilayah Kalimantan," kata Region Manager Communication, Relation & CSR Kalimantan Roberth Marchelino Verieza dalam keterangan resmi, Rabu, 23 Desember 2020.

    Secara umum, konsumsi gasoil (Solar, dexlite, dan Pertamina Dex) turun 2,3 persen mengacu pada data historis Nataru 2019. Namun, Pertamina tetap menyiagakan stok gasoil sesuai dengan kebutuhan.

    Perseroan menyiagakan 70 SPBU di jalur mudik dan wisata yang tersebar di Kalimantan Timur sembilan SPBU, Kalimantan Barat 36 SPBU, Kalimantan Tengah sembilan SPBU, dan Kalimantan Selatan 16 SPBU. Seluruh SPBU siaga ini akan beroperasi selama 24 jam dan telah dilakukan build up stok sejak H-7. Khusus untuk area wisata Derawan, Pertamina juga menyiapkan satu SPBU kantong untuk mengantisipasi lonjakan wisata.

    Pertamina juga menyiapkan penambahan mobil tangki sebanyak 29 unit dan 58 Awak Mobil tangki, maka pada Nataru ini total armada mobil tangki yang beroperasi menjadi 662 mobil tangki dan 1.336 awak mobil tangki yang dikerahkan.

    Adapun untuk LPG, Pertamina mengantisipasi dengan meningkatkan pasokan sebesar lima persen dari rata-rata normal bulanan, dari 1.657 metrik ton menjadi 1.577 metrik ton untuk wilayah Kalimantan.

    Penambahan penyaluran LPG 3 kg telah dilakukan sejak minggu kedua Desember dengan penambahan fakultatif untuk wilayah Kalimantan sebanyak 2.058 metrik ton (685.880 tabung). Penyaluran ini telah disalurkan ke 293 agen dan 11.681 pangkalan yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan.

    Pertamina juga menyiapkan agen dan pangkalan siaga guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan LPG 3 kg. Sebanyak 234 agen LPG subsidi dan 951 pangkalan disiagakan di seluruh wilayah Kalimantan. Untuk LPG nonsubsidi Pertamina juga menyiapkan 64 agen siaga dan 276 pangkalan LPG nonsubsidi.  


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id