Airlangga Beberkan Upaya RI Capai Industri 4.0 di Ajang Hannover Messe

    Eko Nordiansyah - 13 April 2021 11:20 WIB
    Airlangga Beberkan Upaya RI Capai Industri 4.0 di Ajang Hannover Messe
    Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto - - Foto: Antara/ Akbar Nugroho



    Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan upaya pemerintah dalam melakukan transformasi ekonomi menuju industri 4.0. seiring Indonesia menjadi partner country Hannover Messe 2021. Dalam hal ini, pemerintah mengusung tema Making Indonesia 4.0.

    "Sebagai partner country, Indonesia dapat menampilkan diri sebagai negara emerging yang tengah melakukan transformasi ekonomi menuju industri 4.0 yang berbasis riset dan inovasi. Indonesia harus bisa tampil dan menunjukkan eksistensi sebagai negara ekonomi besar," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 13 April 2021.






    Airlangga menuturkan pemerintah ingin berbagi kepada dunia mengenai peta jalan (road map) penerapan industri 4.0 di Indonesia dan pencapaian dalam implementasinya yang difokuskan pada tujuh sektor prioritas, yaitu elektronik, kimia, otomotif, makanan dan minuman, tekstil dan pakaian serta farmasi dan alat kesehatan.

    Di sektor kimia, farmasi, dan tekstil, sejumlah perusahaan telah mengimplementasikan industri 4.0 yang memungkinkan efisiensi dan peningkatan daya saing. Revolusi industri ke-4 yang merupakan perpaduan teknologi dengan mengintegrasikan sumber daya teknologi, mesin, kecerdasan buatan, dan manusia, memberikan perubahan besar dalam sektor tersebut.

    "Kemandirian Indonesia di sektor industri alat kesehatan dan farmasi merupakan hal penting, terlebih dalam kondisi kedaruratan kesehatan seperti saat ini. Sektor tersebut masuk dalam kategori high demand di tengah pandemi covid-19 pada saat sektor lain terdampak berat," ujar Airlangga.

    Ia meyakini ajang Hannover Messe akan memberikan optimisme bagi dunia usaha untuk menjaring investor skala global. Pada sektor perdagangan, para pelaku usaha juga dapat memperoleh kesempatan mendapatkan mitra untuk memperluas ekspornya.

    Dalam pameran ini, ada 156 pelaku industri dari Indonesia yang akan berpartisipasi, dan 54 diantaranya berasal dari sektor industri logam, mesin dan alat transportasi dan elektronika.  Selain itu, ada sebanyak 63 startup asal Indonesia yang akan berpartisipasi.

    "Setiap tahunnya, Hannover Messe dihadiri rata-rata 225 ribu pengunjung yang merupakan perusahaan-perusahaan dari seluruh dunia. Namun, untuk tahun ini pameran Hannover Messe diperkirakan akan menarik satu juta pengunjung. Karena tahun ini pameran dilaksanakan secara daring sehingga dapat menjangkau target peserta yang lebih banyak," pungkasnya.


    Awalnya Indonesia akan menjadi partner country Hannover Messe 2020, namun dibatalkan karena pandemi covid-19. Indonesia tampil kembali sebagai partner country Hannover Messe yang diselenggarakan secara hybrid pada 2023.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id