Jaga Produksi Blok Mahakam, Pertamina Mulai Ngebor Sumur Perdana

    Suci Sedya Utami - 03 Mei 2021 16:55 WIB
    Jaga Produksi Blok Mahakam, Pertamina Mulai <i>Ngebor</i> Sumur Perdana
    Kilang Minyak Foto ; AFP.



    Jakarta: PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mulai mengebor sumur-sumur minyak dan gas (migas) eksplorasi dan pengembangan di wilayah kerja regional 3 Kalimantan.

    Direktur Utama PHI Chalid Said Salim mengatakan pengeboran dilakukan untuk mendukung pencapaian ketahanan energi nasional. Ia mengatakan sumur TDE C-1X merupakan satu dari lima sumur eksplorasi yang akan dibor.






    "Sumur TDE C-1X merupakan area perdana (play opener) yang diharapkan akan menemukan cadangan yang ekonomis demi memperpanjang usia produksi Wilayah Kerja Mahakam," kata Chalid dalam keterangan resmi, Senin, 3 Mei 2021.

    Menurut Chalid, sebagai pengelola wilayah kerja migas eks terminasi, PHI dan anak-anak perusahaan yaitu PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT), PT Pertamina Hulu Attaka (PHA), dan PT Pertamina Hulu West Ganal (PHWG) mengoperasikan lapangan dan fasilitas operasi dan produksi migas yang sudah berumur puluhan tahun. Sehingga memerlukan kegiatan pengeboran yang masif dan juga penggunaan inovasi teknologi dan kreativitas untuk memelihara kinerja operasi dan keekonomian aset.

    General Manager Zona 8 yang membawahi PHM & PHWG Agus Amperianto menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan oleh PHM dalam memanfaatkan inovasi teknologi diantaranya dalam kegiatan pemboran di Wilayah Kerja Mahakam.

    Ia bilang PHM mengembangkan inovasi dalam teknik pengeboran di Blok Mahakam tanpa menggunakan rig (rigless operation) melalui penggunaan Hydraulic Workover Unit (HWU) Drilling EHR-12 untuk pemboran sumur-sumur pengembangan.

    "Inovasi ini merupakan buah sinergi dengan PT Elnusa, yang juga tergabung dengan Subholding Upstream Pertamina. Rigless operation ini berhasil mengurangi biaya pemboran secara signifikan,” jelas Agus.

    Dalam operasi ini, PHM menggunakan rig Maera milik PT Apexindo Pratama Duta, Tbk. Pada tahun ini PHM menargetkan akan mengebor 73 sumur pengembangan dan dua sumur eksplorasi, termasuk sumur eksplorasi TDE C-1X. PHM menargetkan produksi minyak tahun ini sebanyak 22.500 barel per hari (bph) dan gas sebanyak 485 juta kaki kubik per hari (mmscfd).

    Berdasarkan catatan SKK Migas, sepanjang kuartal I-2021, realisasi produksi gas TW-1 PHM berhasil melebihi target dengan realisasi sebesar 535 mmscfd dari target rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) sebesar 435 mmscfd, atau mencapai 122,9 persen. Untuk produksi minyak TW-1, PHM juga berhasil melampaui target dengan realisasi 130,3 persen atau setara 28.317 barel per hari (bph).

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id