Mudik Dilarang, Pelni Tetap Siagakan 26 Armada dan 46 Trayek Kapal

    Husen Miftahudin - 04 Mei 2021 13:13 WIB
    Mudik Dilarang, Pelni Tetap Siagakan 26 Armada dan 46 Trayek Kapal
    Ilustrasi penumpang kapal Pelni - - Foto: MI/ Grandyos Zafna



    Jakarta: PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni tetap menyiagakan 26 armada kapal dan 46 trayek kapal perintis di seluruh Indonesia meski pemerintah melarang mudik lebaran tahun ini.

    Kapal yang disiagakan tersebut untuk mengangkut penumpang dengan sejumlah ketentuan dan pengecualian, obat-obatan, peralatan medis, serta barang-barang esensial yang dibutuhkan daerah.






    "Kami siapkan 26 armada, 46 kapal perintis untuk aglomerasi jalan semua dari Sabang sampai Merauke. Protokol kesehatan tetap kami jalankan, kapal disemprot desinfektan secara rutin," kata Pjs. Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Opik Taupik di Jakarta, Selasa, 4 Mei 2021.

    Adapun penumpang yang diperbolehkan adalah pemulangan Anak Buah Kapal (ABK) WNI pada kapal asing; penumpang dengan kepentingan keluarga yang sakit, meninggal, atau bersalin; serta penumpang rutin terbatas dalam satu kecamatan, satu kabupaten, dan atau satu provinsi dengan persyaratan antarpulau wilayah tersebut.

    Penumpang yang dikecualikan juga harus memenuhi syarat seperti memiliki surat izin perjalanan atau Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM), surat keterangan lurah setempat jika ada keluarga yang meninggal atau bersalin, atau surat izin dari atasan kantor. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

    "Mereka yang bisa menaiki kapal Pelni di masa peniadaan mudik adalah TKI yang baru pulang, WNI dari pelabuhan negara perbatasan, misalnya dari Batam, Tarakan, dan Nunukan. Juga TNI, Polri, ASN yang pulang bertugas," paparnya.

    Adapun Pelni menyiagakan 26 unit kapal dengan seat terpasang 34.309 pax. Perseroan juga tetap menyiapkan alat keselamatannya yang meliputi lifeboat 230 unit, lifebuoy 451 unit, life jacket 72.140 unit, dan liferaft 1.885 unit.

    Sedangkan untuk kapal perintis, jumlah kapasitas seat yang terpasang adalah 17.604 pax. Kapal tersebut juga dilengkapi dengan alat keselamatan seperti lifeboat 122 unit, lifebuoy 436 unit, lifejacket 21.252 unit, serta liferaft 867 unit.

    Selain itu, Pelni juga memasang alat skrining GeNose di beberapa kapal. Pemasangannya akan dilakukan secara bertahap. "Kami prosesi lima kapal dengan GeNose sendiri prioritas untuk awal kapal. Untuk penanganan covid, ada ruang karantina. Jika ada penumpang positif, akan tetap kami turunkan di pelabuhan tujuan, bukan di pelabuhan terdekat," beber Opik.

    Di sisi lain, Pelni juga meniadakan penjualan tiket pelayaran pada 6-17 Mei 2021 guna menghindari penyebaran covid-19. Perusahaan hanya melayani penjualan tiket kapal untuk perjalanan di 5 Mei 2021 dan akan kembali berlayar pada 18 Mei 2021.

    "Perusahaan memastikan tidak menjual tiket kapal untuk keberangkatan per 6 hingga 17 Mei 2021. Penjualan tiket dari 22 April hanya di loket kantor cabang, jadi di online dan travel agent ditutup sementara hingga 20 Mei," tegas dia.

    Bagi masyarakat yang sudah terlanjur membeli, akan dikembalikan penuh tanpa biaya tambahan. Syaratnya, membawa kartu identitas seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan hasil rapid test antigen.

    Hal ini juga berlaku untuk penumpang yang akan mengubah jadwal pelayarannya. Perseroan tidak akan mengenakan biaya tambahan maupun denda bagi penumpang yang ingin mengubah jadwal pelayaran karena adanya kebijakan larangan mudik.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id