Ekspor Konsentrat Freeport Sumbang Penerimaan Negara Rp45 Miliar

    Antara - 10 Januari 2021 17:43 WIB
     Ekspor Konsentrat Freeport Sumbang Penerimaan Negara Rp45 Miliar
    Freeport Indonesia. Foto : MI/Agus.
    Timika: Perusahaan pertambangan PT Freeport Indonesia baru-baru ini telah melakukan ekspor perdana konsentrat tembaga dan mineral ikutannya pada 2021 dengan total mencapai 22 ribh wmt (wet metric ton) yang menyumbang penerimaan negara sebesar Rp45 miliar.

    Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Timika I Made Aryana mengatakan sebanyak 22.000 wmt konsentrat tembaga dan mineral ikutan lainnya yang diproduksi PT Freeport di lokasi pertambangannya di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua itu diekspor ke Huelva, Spanyol.

    Barang tambang Freeport itu diangkut dengan Kapal MV Atlantic Diana beberapa hari lalu dari Pelabuhan Amamapare, Distrik Mimika Timur Jauh.

    "Penerimaan negara yang diperoleh dari kegiatan ekspor konsentrat PT Freeport itu terdiri atas penerimaan bea keluar sebesar Rp33,98 miliar dan PPh 22 Ekspor Rp11,03 miliar. Penerimaan bea keluar dihitung berdasarkan kurs yang berlaku saat ini yaitu Rp14.228 per USD, tarif 5 persen serta Harga Patokan Ekspor (HPE) adalah Rp2.171,67," kata Made Aryana dikutip dari Antara, Minggu, 10 Januari 2021.

    Made menyebut meskipun pada 2020 merupakan periode yang sulit akibat adanya pandemi covid-19, Kantor Bea Cukai Timika mampu menyumbang pemungutan bea keluar tertinggi di seluruh Indonesia, atau hampir 50 persen dari total penerimaan bea keluar se-Indonesia.

    Hingga 31 Desember 2020 Kantor Bea Cukai Timika menyumbang penerimaan negara dari sektor pungutan bea masuk sebesar Rp104,61 miliar dan bea keluar sebesar Rp1,72 triliun, serta penerimaan pabean lainnya sebesar Rp12 miliar.

    Total penerimaan negara yang dikumpulkan oleh Kantor Bea Cukai Timika hingga akhir 2020 lalu mencapai Rp1,84 triliun.

    Total penerimaan negara sebesar Rp1,84 triliun itu dikurangi dengan restitusi sebesar Rp5 miliar, sehingga secara riil penerimaan yang masuk ke negara dari Kantor Bea Cukai Timika selama 2020 sebesar Rp1,79 triliun.

    Realisasi penerimaan negara pada Kantor Bea Cukai Mimika itu jauh melampaui target yang ditetapkan yaitu sebesar Rp588,20 miliar atau mencapai 304,17 persen.

    Made berharap pada masa-masa mendatang terjadi peningkatan produksi maupun volume ekspor konsentrat PT Freeport Indonesia, sehingga hal itu juga akan berdampak pada meningkatnya penerimaan negara.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id