Mentan Minta Pakar Tanah-Iklim Turut Rumuskan Pembangunan Pertanian

    Antara - 17 September 2020 08:16 WIB
    Mentan Minta Pakar Tanah-Iklim Turut Rumuskan Pembangunan Pertanian
    Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. FOTO: Medcom.id/Syawaludin
    Jakarta: Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta pakar tanah, lahan, dan iklim turut membantu merumuskan poin-poin penting bagi kebijakan pembangunan pertanian Indonesia yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Hal itu penting agar pertanian bisa tumbuh maksimal.

    "Dunia mengalami degradasi lahan dan terkena dampak perubahan iklim sehingga butuh solusi dari para pakar agar pertanian tetap tangguh," kata Mentan, dikutip dari Antara, Kamis, 17 September 2020.

    Mentan Syahrul menilai para pakar pertanian juga patut berbangga dan bersyukur karena sektor pertanian telah membuktikan lebih tangguh di tengah gempuran pandemi covid-19. Menurut dia, sejumlah negara telah masuk ke jurang resesi yang dalam. Perekonomian Indonesia juga ikut melemah, namun sektor pertanian tetap mencatatkan pertumbuhan positif.

    Syahrul berpendapat para pakar iklim dan pertanahan dibutuhkan karena sejumlah tantangan masih dihadapi Indonesia. Contohnya perubahan iklim yang telah meningkatkan ketidakpastian prediksi iklim dan curah hujan yang berdampak pada perubahan waktu tanam.

    Selain itu, kata dia, meningkatnya permukaan air laut telah menyebabkan risiko salinitas tanah meningkat. Beberapa daerah melaporkan peningkatan banjir rob dan penyempitan garis pantai. "Indonesia membutuhkan kontribusi dari para pakar untuk mengatasi persoalan tersebut," kata Syahrul.

    Indonesia sebagai negara tropis yang wilayahnya sebagian besar berombak hingga bergunung juga mengalami laju degradasi lahan yang tinggi. Kepala Badan Litbang Pertanian Fadjry Djufry mengakui persoalan pertanian tropis hanya dapat diatasi dengan inovasi teknologi dari para pakar dan praktisi yang terjun langsung di lapangan.

    "Praktisi pertanian dapat memberikan umpan balik agar inovasi teknologi para pakar sesuai dengan kebutuhan pertanian tropis. Sebaliknya, para pakar dapat mendiagnosis persoalan-persoalan yang dihadapi di lapangan," ucapnya.

    Pakar ilmu tanah internasional dari International Union of Soil Sciences Jepang Takashi Kosaki menjelaskan kesadaran masyarakat atas pentingnya tanah dalam menopang pertanian dan lingkungan yang berkelanjutan dapat diwujudkan dengan mengenalkan tanah kepada anak-anak usia dini di sekolah dasar.

    Takashi memberi contoh bahwa anak-anak dapat dikenalkan bahwa tanah dapat menyerap polusi lingkungan. "Sampaikan kepada anak-anak dengan bahasa dan percobaan sederhana. Caranya sederhana, tunjukkan tanah dapat menyerap warna tinta atau bau di sekolah," pungkasnya.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id