Menteri BUMN Kaji Ulang Pembangunan Kilang Minyak Pertamina

    Suci Sedya Utami - 03 April 2020 19:51 WIB
    Menteri BUMN Kaji Ulang Pembangunan Kilang Minyak Pertamina
    Menteri BUMN Erick Thohir - - Foto: dok MI
    Jakarta: Menteri BUMN Erick Thohir mengkaji ulang pembangunan proyek kilang milik PT Pertamina (Persero). Saat ini terdapat enam kilang yang sebagian besar merupakan produk BBM konvensional.

    "Ini kami sedang mapping dengan Pertamina apakah refinary yang dibangun harus saat ini, apakah mungkin dengan konsolidasi tadi tidak perlu dibangun semua," kata Erick dalam virtual conference, Jumat, 3 April 2020.

    Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menambahkan pembangunan kilang masuk dalam proyek strategis nasional (PSN). Namun proyek itu kerap menemukan hambatan sehingga molor dari target.

    Misalnya proyek pengembangan kilang atau Refinary Development Master Plan (RDMP) Cilacap mundur dari target Maret. Kini kesepakatan kerja sama dengan Saudi Aramco itu dilajutkan pada April ini.

    Saat ini, kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan terkait pengerjaan Kilang Cilacap. Jika April annti tidak mencapai titik temu, Pertamina akan mencari mitra baru.


    "Kami akan lihat sampai akhir April jika kemudian tidak tercapai kesepatan tidak menutup kemungkin kami akan cari partner lain," tutur Nicke.

    Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pengembangan Kilang Cilacap ditargetkan beroperasi pada 2025. Kapasitas kilang ini akan bertambah sebesar 52 ribu barel per hari (bph).

    Kemudian Kilang Balikpapan yang ditargetkan beroperasi pada 2020. Produksi kilang ini diharapkan akan meningkat dari 260 ribu bph menjadi 360 ribu bph.

    Kilang Balongan tahap I ditargetkan beroperasi di 2023 dan tahap II di 2025. Kapasitas pengelolaan kilang minyak ini akan bertambah sebesar 100 ribu bph.

    Lalu Kilang Tuban ditargetkan beroperasi pada 2026. Kilang ini akan memiliki kapasitas pengelolaan sebesar 100 ribu bph.

    Kilang Bontang ditargetkan beroperasi pada 2026. Kilang uni akan memiliki kapasitas pengelolaan sebesar 300 ribu bph.

    Serta Kilang Dumai ditargetkan beroperasi pada 2026. Kapasitas kilang ini akan bertambah sebesar 100 ribu bph.




    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id