Meski Ada Pandemi, Bisnis Kedai Kopi Masih Menjanjikan

    Ade Hapsari Lestarini - 20 Juni 2020 17:12 WIB
    Meski Ada Pandemi, Bisnis Kedai Kopi Masih Menjanjikan
    Bisnis kedai kopi masih menjanjikan, seperti gerai Kopi 98. Foto: dok Kopi 98.
    Jakarta: Dunia usaha perlahan mulai menggeliat di masa new normal. Salah satunya kedai kopi yang sudah menjamur sejak korona tiba di Indonesia.

    Kopi menjadi salah satu minuman yang digemari berbagai kalangan, khususnya generasi muda. PT Kopi Sembilan Delapan Indonesia (KSDI), pemilik jaringan Kopi 98 dan Syndicate Koffie pun mengatakan bisnis ini menjanjikan.

    "Kami melihat bisnis kedai kopi cukup menjanjikan ke depannya, oleh sebab itu kami perlu melakukan ekspansi," ujar Direktur Utama KSDI Heriyono Nayottama dalam keterangan resminya, Sabtu, 20 Juni 2020.

    Heriyono mengatakan, untuk mendukung bisnisnya, pihaknya akan melepas sebagian sahamnya di 'pasar bursa' Santara. Santara adalah Platform Layanan Urun Dana Melalui Penawaran Saham Berbasis Teknologi Informasi (Equity Crowdfunding) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    Heriyono mengatakan pihaknya akan melepas sebagian saham untuk melakukan ekspansi bisnis. Pelepasan saham telah dilakukan pada Kamis, 18 Juni 2020.

    "Rencananya dana dari hasil pelepasan sebagian saham tersebut akan kami gunakan untuk membuka sekitar empat kedai baru yang akan tersebar disejumlah daerah," jelasnya.

    Heriyono menambahkan saat ini pihaknya memiliki satu gerai Kopi 98 yang berlokasi di wilayah Graha Raya, Bintaro, Tangerang Selatan dan satu gerai Syndicate Koffie di Pasar Segar Graha Raya, Bintaro.

    Dia menjelaskan sejumlah lokasi yang saat ini sedang dibidik untuk melakukan ekspansi adalah Jakarta, Klaten (Jawa Tengah), dan Yogyakarta.

    "Kami akan terus berusaha tumbuh untuk ikut meramaikan pertumbuhan kedai kopi di Tanah Air," tambah dia.

    Menurut Heriyono, Kopi 98 resmi berdiri dan beroperasi pada 1 Maret 2017. Konsep desain interior yang ditonjolkan adalah nasionalis.

    "Kami menonjolkan aspek nasional, di antaranya dengan memajang banyak foto pahlawan. Kami juga menyediakan buku-buku untuk bisa dibaca sambil menikmati secangkir kopi enak dan nikmat racikan barista kami," kata dia.

    Sedangkan Syndicate Koffie, lanjut Heriyono, belum lama berdiri. Syndicate Koffie merupakan unit usaha Kopi 98 namun dengan segmen pasar yang berbeda.

    (AHL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id