Tujuh Produsen Minyak Lampaui Target Produksi

    Suci Sedya Utami - 12 Maret 2020 20:17 WIB
    Tujuh Produsen Minyak Lampaui Target Produksi
    Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.
    Jakarta: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat tujuh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) atau produsen minyak Indonesia telah melampaui target produksi yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.

    Ketujuh produsen minyak tersebut adalah Mobil Cepu Ltd, Chevron Pacific Indonesia, Pertamina Hulu Energy ONWJ, Medco E&P Natuna, Pertamina Hulu Sanga-Sanga, Medco E&P Rimau, dan JOB Pertamina-Medco Tomori Sulawesi LTD. Target tertinggi dicapai oleh Medco E&P Natuna yang mencapai 119,6 persen dari target APBN.

    "Kami terus melakukan pengawasan dan meningkatkan intensitas koordinasi dengan KKKS untuk membahas langkah-langkah peningkatkan kinerja operasional hulu migas dan pelaksanaan program sesuai Work, Program and Budget (WP&B) 2020," kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam keterangan resminya, Kamis, 12 Maret 2020.

    Selain tujuh produsen minyak tersebut, terdapat empat KKKS produsen gas yang melampaui target salur di antaranya Pertamina Hulu Mahakam, ENI Muara Bakau BV, Premier Oil Indonesia dan Petrochina International Jabung LTD. Sementara produksi tertinggi dicapai oleh Premier Oil Indonesia yang mencapai 121,2 persen dari target perhitungan APBN.

    Sementara itu, berdasarkan catatan SKK Migas sampai awal Maret 2020, ada beberapa KKKS yang belum mencapai target produksi karena beberapa alasan. "Ada KKKS yang sudah melaksanakan kegiatan, namun hasil yang diperoleh tidak sebesar yang diperkirakan, atau belum mencapai target, untuk itu kami akan mengevaluasi program KKKS dan memastikan agar produksi sesuai target," ungkap Dwi.

    Oleh karena itu untuk memantau kegiatan investasi dan produksi KKKS, SKK Migas memanggil sekaligus mencari solusi bersama KKKS yang tidak dapat merealisasikan produksi sesuai target.  Terhadap KKKS yang belum mencapai target, kata Dwi, pihaknya terus melakukan evaluasi untuk memastikan agar kegiatan yang mereka lakukan dapat mendukung pelaksanaan capaian target produksi di tahun-tahun ke depan, utamanya dalam mencapai target satu juta barel.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id