Sektor Potensial di Era New Normal

    Eko Nordiansyah - 27 Juli 2020 15:40 WIB
    Sektor Potensial di Era New Normal
    Sektor informasi dan komunikasi menjadi salah satu sektor potensial di era new normal. Foto: MI/Arya Manggala
    Jakarta: PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) menyebut sejumlah sektor masih memiliki peluang untuk menjadi sektor unggulan di era kenormalan baru (new normal). Sektor ini diprediksi bisa membantu mendorong upaya pemulihan ekonomi nasional.

    Kepala Ekonom PT SMI I Kadek Dian Sutrisna Artha menyebutkan sektor informasi dan komunikasi, jasa keuangan dan asuransi, konstruksi, dan industri pengolahan diproyeksi menjadi sektor unggulan. Ini terjadi karena perubahan perilaku masyarakat di era new normal.

    "New normal, new behavior. Ini memengaruhi struktur perekonomian Indonesia ke depan," kata dia dalam webinar economic update dengan tema 'Wajah Perekonomian Indonesia Pada Era New Normal' di Jakarta, Senin, 27 Juli 2020.

    Menurut dia, sektor-sektor ini dianggap potensial karena berdasarkan pertumbuhan serta pangsa pasar (share) dari sektor tersebut. Untuk keempat sektor ini memiliki pertumbuhan tinggi dan pangsa sektor yang tinggi pula meski di tengah pandemi covid-19.

    "Sektor jasa keuangan, yaitu walau kita pada masa pandemi berada di rumah tetapi tetap melakukan transaksi online, belanja online sehingga ini membutuhkan jasa keuangan khususnya perbankan," ungkap dia.

    Sementara berdasarkan provinsi di Jawa, ada beberapa provinsi yang mengalami perubahan dari sektor unggulan sebelum covid-19 ke sektor unggulan setelah covid-19. Meskipun ada beberapa daerah yang memiliki sektor unggulan sama baik sebelum atau sesudah covid-19.

    "Di DKI Jakarta cenderung tidak ada perubahan dari sebelum covid-19 dan setelah pandemi covid-19 yaitu (sektor unggulan) jasa, jasa keuangan, informasi dan komunikasi, konstruksi, dan industri pengolahan tetap potensial," jelasnya.

    Untuk di Jawa Barat sektor unggulan dari perdagangan, konstruksi, penyediaan akomodasi dan makanan minuman, serta informasi dan komunikasi sekarang tinggal informasi dan komunikasi saja yang bisa menjadi unggulan. Hal yang sama juga terjadi DI Yogyakarta.

    Untuk Jawa Tengah dari perdagangan, informasi dan komunikasi, jasa pendidikan, industri pengolahan, transportasi dan pergudangan, penyediaan akomodasi dan makanan minuman, kini tinggal informasi dan komunikasi serta jasa pendidikan. Di Jawa Timur dari industri pengolahan, perdagangan, konstruksi, penyediaan akomodasi dan makanan minuman, serta informasi dan komunikasi hanya tersisa penyediaan akomodasi dan makanan minuman, serta informasi dan komunikasi saja.

    "Kalau Banten, sektor yang potensial adalah konstruksi dan real estate. Mungkin memang di Banten masih tersedia lahan yang cukup untuk mengembangkan sektor-sektor ini pada new normal," pungkas dia.
     

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id