Populer Ekonomi: Risiko Pemulihan 2022 hingga Keberhasilan Pemerintah Kendalikan Varian Delta

    Desi Angriani - 30 November 2021 10:41 WIB
    Populer Ekonomi: Risiko Pemulihan 2022 hingga Keberhasilan Pemerintah Kendalikan Varian Delta
    Ilustrasi upaya pemulihan ekonomi di tengah munculnya barian baru covid-19 - - Foto: dok website halalexpo



    Jakarta: Berita populer ekonomi dari dalam dan luar negeri pada Senin, 29 November 2021 berhasil menarik perhatian para pembaca Medcom.id.
     
    Para pembaca lebih banyak menyoroti informasi mengenai kebijakan pemerintah dalam mengendalikan varian baru virus korona hingga risiko pemulihan ekonomi pada tahun depan.
     
    Masih ada berita lainnya yang juga masuk dalam daftar populer harian. Berikut rangkuman berita selengkapnya.

    1. KUR Bermanfaat Pacu UMKM pada Masa Pandemi

    Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan salah satu program pemerintah yang dipandang mampu untuk memacu pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kapabilitas pengusaha, khususnya pada masa pandemi saat ini.

    Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menjelaskan bahwa di tengah situasi pandemi covid-19, makin banyak pelaku usaha khususnya segmen UMKM yang membutuhkan pinjaman lunak untuk menyelamatkan serta mengembangkan usahanya.

     



    Baca selengkapnya di sini

    2. Uni Eropa Dukung Upaya Bali dalam Pemulihan Ekonomi dan Pariwisata

    Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket mengatakan Uni Eropa mendukung upaya Provinsi Bali dalam menggerakkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi yang terkena dampak pandemi covid-19.

    CEPA UE-Indonesia akan membantu meningkatkan perdagangan dan investasi serta berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan pemulihan ekonomi yang berkelanjutan.

    Baca selengkapnya di sini

    3. Sri Mulyani Beberkan Risiko Pemulihan Ekonomi di 2022

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai beberapa risiko masih akan menjadi tantangan bagi pemulihan ekonomi pada 2022. Selain di Indonesia, pemulihan ekonomi yang tidak merata juga terjadi secara global sehingga bisa menimbulkan ketidakpastian.

    Pemulihan ekonomi pada 2022 juga dibarengi munculnya risiko baru yang harus dikelola seperti volatilitas harga komoditas, tekanan inflasi dan implikasi kenaikan suku bunga di negara maju terutama Amerika Serikar (AS), rebalancing ekonomi Tiongkok, serta distrupsi rantai pasok, dan dinamika G20.

    Baca selengkapnya di sini

    4. Keberhasilan Pengendalian Varian Delta Jadi Kunci Hadapi Covid-19 Baru

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati optimistis pemerintah tetap mampu mengendalikan pandemi covid-19. Meskipun baru-baru ini, covid-19 kembali memunculkan varian baru yaitu B.1.1.529 atau Omicron.

    Ia mengatakan, optimisme ini didukung oleh keberhasilan penanganan covid-19 varian delta yang menyebar pada periode Juli-Agustus lalu. Selain itu, penerapan protokol kesehatan juga akan tetap dilakukan mengingat covid-19 masih menjadi ancaman ke depan.

    Baca selengkapnya di sini

    5. Dukung Pemulihan Ekonomi, Sri Mulyani Jamin APBN 2022 Masih Ekspansif


    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 akan tetap ekspansif. Hal ini dilakukan agar APBN tetap bisa memberikan dukungan terhadap upaya pemulihan ekonomi nasional.

    Ia menyebut, pengalaman selama dua tahun terakhir menghadapi pandemi covid-19 sejak 2020 dan 2021 ini berguna untuk menyusun strategi pemerintah dalam menggunakan APBN. Menurut dia, APBN 2021 juga dirancang untuk tetap mengantisipasi pandemi covid-19 yang belum berakhir.

    Baca selengkapnya di sini


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id