Kemnaker Perkuat Sinergi dengan Serikat Pekerja

    Suci Sedya Utami - 31 Agustus 2021 14:42 WIB
    Kemnaker Perkuat Sinergi dengan Serikat Pekerja
    Ilustrasi serikat buruh - - Foto: Antara/ M Ibnu Chazar



    Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan K3 memperkuat sinergitas antara unsur pemerintah dengan dengan pimpinan Konfederasi Serikat Pekerja atau Serikat Buruh (SP/SB) khususnya dalam bidang Pengawasan Ketenagakerjaan.

    Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3, Haiyani Rumondang menjelaskan para pengawas dituntut untuk mampu melakukan reformasi pengawasan ketenagakerjaan, salah satunya melalui kolaborasi serta membangun sinergi dengan stakeholders ketenagakerjaan dalam menjalankan fungsi tersebut.

     



    "Silaturahmi ini bisa menjadi momentum untuk dapat bertemu dengan pimpinan Konfederasi Serikat Pekerja atau Serikat Buruh agar dapat berkolaborasi, berinteraksi, dan bersinergi secara terus menerus," kata Haiyani dilansir dari laman resmi Kemnaker, Selasa, 31 Agustus 2021.

    Haiyani menjelaskan sinergi pengawasan ketenagakerjaan yang dibangun tidak hanya dengan serikat buruh atau serikat pekerja, namun juga dengan seluruh stakeholders.

    Menurut Haiyani, peran serikat pekerja atau serikat buruh dalam pengawasan ketenagakerjaan sangat penting di masa kondisi pandemi covid-19 karena dapat berperan mendorong perusahaan yang mampu secara finansial agar melaksanakan hak normatif pekerja sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Selain itu, pengusaha yang mengalami kesulitan cash flow sehingga belum mampu membayar penuh hak pekerja, maka wajib berkomunikasi dengan serikat pekerja atau serikat buruh yang ada di perusahaan, sehingga ada solusi yang tidak mengorbankan buruh.

    "Perlunya menjalin komunikasi yang baik antara pengawas ketenagakerjaan dan serikat pekerja atau serikat buruh khususnya dalam hal deteksi dini permasalahan ketenagakerjaan di perusahaan," ucap dia.

    Haiyani menambahkan, ke depannya pihaknya menginginkan adanya peta pengawasan seluruh Indonesia, termasuk jumlah perusahaan yang ada di setiap provinsi, serta pemetaan kebutuhan pengawas yang diperlukan.


    "Kami sudah lakukan beberapa perubahan dengan cara kerja kami, dengan melengkapi melalui sistem-sistem yang memudahkan bagi para serikat pekerja atau serikat buruh," pungkas dia.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id