comscore

Pasok ke Starbucks, Teh Produksi PTPN Group Tembus Pasar AS

Ade Hapsari Lestarini - 01 April 2022 22:48 WIB
Pasok ke Starbucks, Teh Produksi PTPN Group Tembus Pasar AS
Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Dwi Sutoro (kiri) bersama tim Starbucks. Foto: dok PTPN III.
Jakarta: Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Dwi Sutoro melepas ekspor perdana 2022 produk teh PTPN Group ke Seattle, Amerika Serikat (AS). Aksi korporasi ini merupakan komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan strategi pemasaran melalui kemitraan strategis dan ekspansi produk hilir.

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) memiliki keunggulan luas areal teh lebih dari 20 ribu hektare (ha) dan produksi teh kering lebih dari 50 ribu ton per tahun. Perseroan bermitra dengan Starbucks Corporation yaitu perusahaan minuman asal Amerika Serikat yang berkantor pusat di Seattle, dan memiliki jaringan bisnis terbesar di dunia, memiliki lebih dari 32 ribu gerai di 79 negara serta memiliki brand image yang sangat kuat.
Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) meyakinkan Starbucks Corporation (Starbucks), untuk melanjutkan pembelian teh produksi Perkebunan Nusantara Group pada 2022. Total nilai perdagangan internasional tersebut mencapai USD496 ribu atau berkisar Rp7,11 miliar (asumsi kurs Rp14.360 per USD).

Keberhasilan penjualan komoditi teh ke Starbucks ini melanjutkan tren pada pada tahun-tahun sebelumnya. Tercatat pada tahun lalu, total nilai penjualan mencapai USD322 ribu atau sekitar Rp4,62 miliar. Berdasarkan data tersebut, Holding Perkebunan Nusantara mampu meningkatkan nilai kontrak penjualan teh sebesar 54 persen pada 2022.

"Holding Perkebunan Nusantara sukses meningkatkan kinerja ekspor, khususnya komoditi teh ke AS. Pencapaian ini menunjukkan kemampuan Holding Perkebunan Nusantara dalam memproduksi teh sesuai standar kualitas pasar internasional," ujar Dwi, dalam keterangan resminya, Jumat, 1 April 2022.

Starbucks memiliki standar pemenuhan kualitas yang tinggi, khususnya kelolosan uji mikrobiologi, tea tasting, dan keamanan pangan. Kedai kopi dan teh internasional ini mempercayai Laboratorium Eurofins (Eurofins) yang berlokasi di Jerman dalam pengujian teh produksi Holding Perkebunan Nusantara. Hasilnya, produk teh tersebut layak dan memenuhi standar kualitas yang dipersyaratkan.

"Kami telah melakukan pengapalan teh ke pusat Starbucks di Seattle, AS pada 1 April 2022 ini.  Pengapalan tersebut dapat terlaksana setelah kami menerima hasil kelayakan dari Eurofins," ucap Dwi Sutoro.

Beberapa tahun belakangan ini produk teh dari PTPN Group telah mendunia bersama Starbucks.  Teh hasil perkebunan Tanah Air ini telah menyebar ke lebih 32 ribu kedai di 79 negara.  Pencapaian ini tak hanya memperbaiki kinerja bisnis PTPN Group, namun juga dapat memenuhi kebutuhan teh di pasar dunia yang pada akhirnya dapat meningkatkan pemasukan dan devisa negara.

"Kami bersyukur, Starbucks melanjutkan kontrak pembelian teh dengan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero). Sesuai data pemerintah 2021, market share teh asal Indonesia secara global sebesar dua persen. Keberhasilan kami mendapatkan buyer dari AS ini akan menjaga kontribusi subsektor perkebunan terhadap total ekspor, serta melanjutkan tren surplus neraca perdagangan," ungkap Dwi.

Selain pertumbuhan ekonomi, penjualan teh juga berperan dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Bersamaan dengan pembelian teh, Starbucks menyerahkan dana senilai Rp377 juta. Perusahaan berlogo putri duyung tersebut menetapkan dana itu sebagai tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), dan Holding Perkebunan Nusantara berencana akan mengalokasikan dana tersebut pada program pemberdayaan wanita yang tinggal di sekitar kebun milik perusahaan.

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) optimistis ekspor komoditas teh kembali menunjukkan peningkatan yang pesat, terlebih karena perusahaan telah mampu memenuhi spesifikasi mutu dan persyaratan yang diminta oleh para buyer di luar negeri, maka ini dapat meningkatkan penetrasi pasar di dunia internasional.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id