Lapangan Adera Pertamina EP Tambah Produksi Minyak 751 Barel

    Suci Sedya Utami - 17 Januari 2021 12:15 WIB
    Lapangan Adera Pertamina EP Tambah Produksi Minyak 751 Barel
    Ilustrasi lapangan migas. Foto: Dok. SKK Migas



    Prabumulih: PT Pertamina EP berhasil menambah produksi minyak menjadi sebesar 751 barel per hari (bph) dari Sumur BNG-A1 Lapangan Adera. Produksi tersebut 500 persen dari target awal 150 bph.

    Secara ekuivalen, produksi minyak dan gas (migas) dari Sumur BNG-A1 mencapai 819 barel setara minyak per hari (boepd) atau 145 persen dari target sebesar 565 boepd, meskipun produksi gas yang mencapai 0,4 juta tandar kaki kubik per hari (mmscfd).

     



    General Manager Pertamina EP Asset 2 Astri Pujianto mengatakan peningkatan produksi bisa didapatkan kendati terjadi penyesuaian program pengeboran mengingat adanya protokol kesehatan pencegahan penularan covid-19 yang sangat ketat. Hal ini memerlukan screening kesehatan berkala yang dilakukan dan tentu membatasi beberapa aktivitas.

    “Namun, Alhamdulillah kegiatan dapat dilaksanakan, bahkan lebih cepat dari target waktu yang ditentukan," kata Astri dalam keterangan resmi, Minggu, 17 Januari 2021.

    Program pengeboran yang menggunakan Rig PDSI D1500-E/53 1500HP ini yang awalnya dilaksanakan dengan target 52 hari kalender dapat diselesaikan dalam 48 hari kalender. Dengan demikian, menghasilkan efesiensi biaya dan waktu yang signifikan.

    Kegiatan pengeboran sumur dilakukan setelah komplesi pengeboran pada Lapisan K1 Formasi Talang Akar (TAF) Blok Barat Struktur Benuang yang belum pernah diproduksikan pada sumur-sumur sekitarnya. Adapun pengeboran pada Blok Barat Struktur Benuang terakhir dilakukan pada 1986, sehingga keberhasilan ini tentunya menjadi potensi baru dan membuka peluang peningkatan produksi di Lapangan Adera.

    Pertamina EP Asset 2 Exploitation Senior Manager Adang Sukmatiawan mengatakan keberhasilan pengeboran di BNG-A1 di awal  2021 menambah semangat Tim EPT Asset 2 untuk mencari reservoir atau cadangan minyak baru yang belum pernah diproduksikan dan melakukan evaluasi potensi subsurface interfield.

    “Kami juga bekerja sama dengan tim Drilling and Work Over untuk memitigasi potensi risiko drilling hazard mungkin ditemui,” kata Adang.

    Saat ini Lapangan Adera memproduksikan minyak sebesar 1.933 bpd dan gas 9,9 mmscfd. Berdasarkan data Sistem Operasi Terpadu (SOT) Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) akhir Januari 2021 secara year-to-date, produksi minyak mentah Pertamina EP Asset 2 berada di angka 17.730 bph, sedangkan produksi gas bumi berkisar di angka 335 mmscfd. Produksi migas Asset 2 ini berasal dari lapangan Prabumulih, Limau, Adera, dan Pendopo.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id