comscore

Hipmi Lirik Peluang Usaha Distribusi Migas

Husen Miftahudin - 27 Maret 2021 14:03 WIB
Hipmi Lirik Peluang Usaha Distribusi Migas
BPH Migas menggandeng Hipmi agar para pengusaha lebih tertarik untuk melakukan investasi di bidang hilir migas. Foto: dok Hipmi.
Jakarta: Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) agar para pengusaha lebih tertarik untuk melakukan investasi di bidang hilir migas. Hal ini merupakan langkah yang tepat mengingat Hipmi adalah organisasi yang menaungi para pengusaha muda Indonesia yang bergerak di bidang perekonomian.

Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi Anggawira mengatakan kerja sama dengan BPH Migas bisa dilakukan karena memiliki anggota sampai tingkat daerah. Bukan hanya di pusat, tetapi di daerah juga banyak pengusaha yang getol mencari peluang bisnis.
"Jumlah vendor di industri hilir migas belum cukup memadai hanya terdapat 8.000 dari ratusan ribu kebutuhan/opportunity yang tersedia, sedangkan untuk vendor yang bermain di infrastruktur hulu sangat banyak," ujar Anggawira dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 27 Maret 2021.

Menurutnya, Indonesia saat ini tergantung dengan LPG dan BBM impor, sehingga harus ada solusi untuk energi masa depan. Potensi gas bumi yang relatif banyak bisa dimanfaatkan dari sisi distribusi, mulai dari sumber sampai titik pengguna, baik untuk industri maupun untuk jaringan gas (jargas) rumah tangga, apartemen, dan sebagainya yang ujungnya untuk membantu peningkatan energi.

"Pembangunan infrastruktur storage tank saat ini tidak dapat memenuhi kebutuhan yang dibutuhkan, hanya bisa menyuplai tujuh juta. Oleh karena itu, ada peluang untuk bisa memaksimalkan pengusaha agar bisa terjun ke usaha hilir migas," ucapnya.

Semangat pemerintah untuk kerja sama dengan Hipmi disambut baik. Secara prinsip, Hipmi dan BPH Migas siap menindaklanjuti kerja sama ini dengan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU), sekaligus mendetailkan sektor-sektor yang bisa dikerjasamakan.

"Potensi bisnis sekaligus kontribusi swasta terhadap distribusi migas melalui pipa masih perlu didukung oleh BPH Migas, mengingat seringkali terjadi hambatan berkaitan dengan hak guna lahan antara pemilik properti dengan vendor gas, juga berkaitan dengan andil Pertamina dalam bisnis tabung gas, perlu ditilik lebih komprehensif untuk hal ini," ungkap dia.

Anggawira menyarankan, alternatif solusi pemberdayaan dan pelatihan pengusaha UMKM melalui roadshow komprehensif, terintegrasi, dan berkelanjutan dengan harapan akan dihasilkan database vendor baru dan pemahaman industri hilir migas.

"Dengan adanya MoU dan kontrak langsung dengan melibatkan regulator daerah, perusahaan swasta daerah maupun nasional dan BUMN. Hipmi mengharapkan hal ini tidak hanya konsepsi, namun menjadi implementasi," tuturnya.

Sekretaris BPH Migas Bambang Utoro sepakat untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan Hipmi dalam hal distribusi migas demi kemandirian ketahanan energi di setiap daerah. BPH Migas akan memberikan skema daerah, dan Hipmi diharapkan dapat menyeleksi dan mendorong vendor-vendor terbaik.

"Saat ini yang menarik di sektor hilir migas bagi pengusaha adalah dibukanya peluang investasi dengan konsesi 30 tahun untuk pembangunan jaringan transmisi maupun distribusi gas. Selain pengusahaan pipa transmisi, peluang usaha yang bisa diambil Hipmi adalah jaringan gas untuk rumah tangga dan pelanggan kecil," tuturnya.

Bambang mengapresiasi dan mengusulkan tindak lanjut dengan Hipmi sebagai wadah pengusaha, sementara BPH Migas sebagai regulator. Maka itu, penting ada sesi khusus untuk mengundang pengusaha-pengusaha migas agar lebih giat berinvestasi guna peningkatan energi dalam negeri.

"Tugas BPH Migas untuk BBM lebih kepada yang movable, karena itu sinergi dengan Hipmi ini menjadi sangat strategis baik untuk infrastruktur, user, maupun keuntungan jangka panjang terkait investasinya. Karena itu, harus matching antara supply dan demand. Penting juga infrastruktur LNG untuk dikembangkan, sementara sekarang ini hanya ada floating di pantai. Karena itu, penting keberadaan Hipmi, kita akan lakukan MoU untuk bantu menjembatani dan membuat sinergitas lebih baik," pungkas Bambang.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id