Prospek Pertumbuhan Ekonomi Asia Positif, Harga Batu Bara Mei Naik

    Suci Sedya Utami - 04 Mei 2021 15:29 WIB
    Prospek Pertumbuhan Ekonomi Asia Positif, Harga Batu Bara Mei Naik
    Ilustrasi. Foto: AFP



    Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menetapkan harga batu bara acuan (HBA) sebesar USD89,74 per ton untuk perdagangan Mei 2021. Besaran ini meningkat USD3,06 per ton dari April yang sebesar USD86,68 per ton.

    Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan, pertumbuhan ekonomi di Asia menjadi faktor utama atas kenaikan HBA di Mei.






    "Ekonomi Asia mulai membaik pada kuartal I-2021. Perubahan pergerakan ini masih didominasi dari (ekonomi) Tiongkok," kata Agung ditemui di Jakarta, Selasa, 4 Mei 2021.

    Ia menjelaskan, permintaan konsumsi batu bara Tiongkok sepanjang periode tersebut mengalami lonjakan pesat. Hal ini tak sebanding dengan hasil produksi domestik yang terus menipis. "Permintaan batu bara banyak datang guna memenuhi kebutuhan pembangkit Tiongkok," jelasnya.

    Tingginya kebutuhan batu bara Tiongkok, sambung Agung, turut memengaruhi kebijakan impor negara tersebut. Pasalnya, China Electricity Council (CEC) memperkirakan konsumsi listrik tahun 2021 ini naik 7-8 persen dibanding 2020. Selanjutnya pemerintah Tiongkok pun melakukan relaksasi impor sehingga turut mengerek harga batu bara global.

    Berdasarkan data Refinitiv, sepanjang minggu lalu harga kontrak batu bara ICE Newcastle naik lebih dari enam persen. Di akhir perdagangan pekan lalu, bahkan harga batu bara thermal acuan semakin mendekati USD92 per ton.

    Perhitungan nilai HBA sendiri diperoleh dari rata-rata empat indeks harga batu bara dunia, yaitu Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platt's 5900 pada bulan sebelumnya.

    Sebagai catatan, nilai HBA sejak 2021 cukup fluktuatif. Dibuka pada level USD75,84 per ton di Januari, HBA mengalami kenaikan pada Februari USD87,79 per ton, sempat turun di Maret USD84,47 per ton, dan naik lagi pada April di angka USD86,68 per ton.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id