Pelabuhan Patimban Operasikan Kontainer di Februari 2021

    Media Indonesia.com - 01 Desember 2020 08:43 WIB
    Pelabuhan Patimban Operasikan Kontainer di Februari 2021
    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. FOTO: MI/SUSANTO
    Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan kegiatan kapal kontainer sudah bisa beroperasi di Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat, pada Februari tahun depan. Pembangunan pelabuhan tersebut menjadi salah satu proyek strategis nasional pemerintah dan ditargetkan rampung secara keseluruhan pada 2027.

    "Memang di awal ini untuk car terminal (terminal kendaraan), tapi di masa mendatang, bahkan di Februari (2021) sudah ada kontainer dijalankan di sana," jelas Budi, dalam pembukaan acara Table Top Exercise Uji Coba Bongkar Muat di Car Terminal Pelabuhan Patimban secara virtual, dikutip dari Mediaindonesia.com, Selasa, 1 Desember 2020.

    Budi menuturkan pembangunan Pelabuhan Patimban dikerjakan dengan cara bertahap. Pembangunan tahap I bakal bakal beroperasi pada Desember. "Jadi pada Desember (2020) baru car terminal. Februari atau Maret sudah mulai ada kontainer, walaupun belum berkapasitas besar. Kita memang cukup berhati-hati membangun dan bertahap," terang Budi.

    Pelabuhan Patimban ditargetkan beroperasi penuh pada 2027. Pengerjaan proyek tersebut memakan waktu hampir sembilan tahun sejak dibangun pada 2018. Budi menuturkan pihaknya memproyeksikan Pelabuhan Patimban mampu menampung total peti kemas 7,5 juta TEUs. Untuk car terminal di Pelabuhan Patimban diproyeksikan kapasitasnya sebesar 600 ribu CBU.

    "Untuk membuat pelabuhan sekelas 7,5 juta TEUs, jadi satu effort yang tidak mudah. Artinya, jalan menuju ke sana harus dipersiapkan dengan baik. Mulai dari infrastruktur seperti listrik, air harus kita sediakan dengan baik. Bahkan dengan SDM," ungkap Budi.

    Dalam pembangunan tahap I, Pelabuhan Patimban bakal memiliki kontainer terminal seluas 35 hektare berkapasitas 250 ribu TEUs. Lalu car terminal memiliki dermaga berukuran 25 hektare dengan kapasitas 218 ribu CBU.

    Pada kesempatan yang sama, Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kementerian Perhubungan Ahmad mengungkapkan uji coba tersebut dilakukan untuk menyimulasikan alur pelayanan bongkar muat kendaraan ekspor dan melatih personel dalam bongkar muat tersebut.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id