Baru 59%, Pertamina Komitmen Tingkatkan TKDN di Sektor Hulu Migas Tahun Ini

    Antara - 08 April 2021 16:21 WIB
    Baru 59%, Pertamina Komitmen Tingkatkan TKDN di Sektor Hulu Migas Tahun Ini
    Ilustrasi PT Pertamina (Persero) - - Foto: dok Setkab



    Jakarta: PT Pertamina (Persero) berkomitmen mendorong penggunaan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pada sektor hulu industri minyak dan gas bumi (migas). Pasalnya, realisasi TKDN tahun lalu baru mencapai 59,65 persen.

    “Selain fokus pada upaya menjaga aktivitas produksi melalui program eksplorasi dan pengembangan, kami juga terus berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan industri dalam negeri guna mendukung kinerja perusahaan," kata Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina Whisnu Bahriansyah dalam keterangan resmi, Kamis, 8 April 2021.

    Capaian TKDN tersebut terdiri dari TKDN barang sebesar 29,70 persen dan TKDN jasa sebesar 69,28 persen. Perusahaan akan terus meningkatkan angka itu untuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas produksi dalam negeri.






    Tantangan berat pandemi, lanjut Whisnu, memukul industri migas yang menyebabkan pelemahan demand, over supply, penurunan harga, dan fluktuasi nilai tukar mata uang sehingga mempengaruhi kegiatan operasi perusahaan.

    Meski berada di tengah kondisi triple shock, perusahaan tetap bisa menjaga produksi dan lifting migas, melanjutkan eksplorasi, pengembangan, serta inovasi-inovasi demi stabilitas bisnis perusahaan.

    "Pertamina juga berkomitmen mendukung program pemerintah dalam rangka meningkatkan kapasitas nasional dan multiplier effect bagi keseluruhan industri dalam negeri," terang Whisnu.

    Dalam mendukung komitmen tersebut, perusahaan memiliki program rutin pemenuhan capaian TKDN yang dilaksanakan setiap tahun dan juga program peningkatan pemenuhan capaian TKDN.

    Untuk program rutin yang dijalankan adalah pelaksanaan verifikasi TKDN dan pengajuan tanda sah ke Ditjen Migas sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 15 tahun 2013.

    Program rutin lainnya berupa coaching clinic tata cara perhitungan TKDN yang diberikan kepada mitra kerja yang telah dilaksanakan sepanjang 2020 dan kuartal pertama 2021.

    Subholding Upstream Pertamina juga telah menyiapkan beberapa program non rutin dalam rangka meningkatkan capaian TKDN sesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah, antara lain pengolahan bank data TKDN Barang dan Jasa sebagai tools dalam menentukan nilai batas minimal TKDN.

    Bank Data TKDN itu akan terintegrasi dengan aplikasi TKDN Millions agar identifikasi TKDN lebih efektif dan efisien dalam proses pengadaan. Selanjutnya, pembinaan program assessment atau AML pabrikan dalam negeri sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas dari pabrik lokal.

    Program AML pabrikan dalam negeri ini juga dapat dilakukan melalui pendampingan dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. Hingga Februari 2021, pencapaian realisasi TKDN Subholding Upstream Pertamina sebesar 66,78 persen yang merupakan gabungan antara TKDN barang 27,53 persen dan TKDN Jasa 75,32 persen.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id