Banyak Proyek PTPP dan WIKA Tertunda Akibat Covid-19

    Annisa ayu artanti - 29 Mei 2020 15:16 WIB
    Banyak Proyek PTPP dan WIKA Tertunda Akibat Covid-19
    Ilustrasi - - Foto: Medcom
    Jakarta: Penyebaran virus korona di Tanah Air membuat sejumlah proyek Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) tertunda atau dihentikan sementara.

    Melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Medcom.id, Jumat, 29 Mei 2020 manajemen kedua perusahaan konstruksi pelat merah tersebut mengaku menghentikan kegiatan proyek untuk sementara waktu.

    Manajemen PTPP mengatakan terdapat 12 persen dari 172 proyek yang sedang berjalan berhenti sementara. "Dari total 172 proyek berjalan PTPP Grup hingga April 2020, terdapat 12 persen proyek yang berada dalam kondisi lockdown dan berhenti sementara," kata manajemen PTPP.

    Selain itu, PTPP juga mencatat sekitar 12 persen proyek berada dalam kondisi slow down yakni perlambatan dibeberapa kegiatan proyek di lapangan. Sementara manajemen WIKA mencatat, hingga April 2020 dari total 208 proyek sedang digarap WIKA Group terdapat 13 persen proyek yang berada dalam kondisi suspensi.

    "Dari total 208 proyek berjalan WIKA Grup hingga April 2020, terdapat 13 persen proyek yang berada dalam kondisi suspensi, terjadi penghentian sementara pada seluruh bagian kegiatan proyek," jelas manajemen WIKA.

    Manajemen WIKA menjelaskan sekitar 23 persen proyek lainnya berada dalam kondisi slow down atau terjadi perlambatan di beberapa bagian. Misalnya mobilisasi tenaga kerja dan pembatasan jumlah pekerja di lapangan akibat physical distancing.

    Adapun kontribusi proyek yang terhambat tersebut masing-masing sekitar 31 sampai 75 persen dan 25 persen. Karena itu, pendapatan kuartal I-2020, PTPP diproyeksikan turun sekitar 25 sampai 50 persen secara year on year (yoy) dan laba bersih akan turun lebih dari 75 persen. Serupa, WIKA turut memproyeksikan pendapatan dan laba bersih pada kuartal I-2020 turun sekitar 25 sampai 50 persen.

    Guna menyiasati kondisi ini, PTPP memiliki enam strategi agar kelangsungan usaha tetap bertahan di tengah pandemi. Keenam strategi tersebut yakni optimalisasi produksi proyek, mencari alternatif sumber daya, melakukan cost reduction program, mengoptimalkan capex, memaksimalkan ICT, dan membatasi proyek prefinancing serta turnkey.

    Sementara itu, WIKA akan melakukan efisiensi biaya usaha dengan tetap menghindari adanya pengurangan karyawan serta memaksimalkan produksi pada proyek-proyek yang sedang berjalan.

    Kemudian mengajukan relaksasi pada fasilitas non cash loan yang didapat perusahaan dari tenor enam bulan menjadi 12 bulan dan mengajukan penurunan bunga pinjaman. Serta, melakukan inovasi dan substitusi material impor menjadi material lokal dalam rangka mengefisiensikan biaya operasi.

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id