BKPM Siapkan 6 Strategi Pemulihan Investasi 2021

    Antara - 23 Juni 2020 17:02 WIB
    BKPM Siapkan 6 Strategi Pemulihan Investasi 2021
    Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia - - Foto: dok BKPM
    Jakarta: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyiapkan enam strategi pemulihan investasi pada 2021. Langkah tersebut penting untuk mengejar target realisasi investasi tahun depan yang dipatok Rp858,5 triliun.

    "Kami mengusulkan ada enam program utama sebagai instrumen untuk pencapaian tujuan agar investasi tercapai Rp858 triliun dan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi (2021)," kata Bahlil Lahadalia dikutip dari Antara, Selasa, 23 Juni 2020.

    Bahlil menjabarkan strategi pertama yakni mengeksekusi investasi mangkrak dan investasi berskala besar di sektor industri. Hal itu perlu dilakukan dengan mendatangi para investor dan memastikan mereka dibantu hingga merealisasikan modalnya.

    "Kita harus datang, tanya apa masalah mereka. Jangan menunggu mereka yang datang ke kita. Negara butuh lapangan pekerjaan, maka kita siapkan. Dan untuk menciptakan lapangan kerja, cuma satu caranya, yaitu investasi," jelas Bahlil Lahadalia.

    Strategi selanjutnya dengan menyusun peta potensi investasi daerah. BKPM sendiri telah melayangkan surat kepada Kementerian PPN/Bappenas mengenai usulan tersebut.

    "Bappenas setuju kita buat peta potensi investasi daerah yang kita sinergikan dengan kementerian/lembaga yang ada sehingga jadi satu data. Itulah yang jadi senjata bagi dubes dan perwakilan BKPM untuk menarik investor, untuk kita promosi," katanya.

    Kemudian memfasilitasi investasi relokasi asing. Bahlil berharap relokasi investasi dari Tiongkok ke Vietnam pada 2017 lalu tidak terulang kembali.
    Langkah berikutnya, melakukan debottlenecking dan aftercare investasi melalui pendampingan investor.

    Dalam hal ini, Bahlil mengklaim telah membentuk satgas yang bertugas melakukan marketing intelligence terhadap industri yang akan hengkang dari Tiongkok, serta meriset fasilitas dari negara pesaing investasi. Menurut dia, strategi ini penting guna menarik investor masuk ke Tanah Air.

    "BKPM sudah melakukan (upaya). InsyaAllah kejadian 2017-2018 tidak akan terjadi sekarang ini. Biar datanya disampaikan Pak Presiden. InsyaAllah ada kabar gembira," imbuh dia.

    Langkah kelima, yakni melakukan perluasan daftar positif investasi. Namun, ia menekankan perluasan daftar positif investasi ini dikecualikan untuk sektor UMKM yang wajib memiliki tempat khusus di dalam negeri.

    Sedangkan strategi terakhir dengan melakukan deregulasi dan integrasi perizinan. Dengan kata lain, mengaplikasikan metode perizinan yang seragam antara pusat dan daerah.

    "Dulu kita cuma perintahkan saja ke daerah untuk membuat tapi aplikasinya tidak kita siapkan. Ada aplikasi Si Cantik, Si Jelek, Si Norak, banyak sekali. Tapi tidak seragam. Kita ingin ke depan pemerintah pusat menyeragamkan semua. Dikasih hardware dan software-nya. Dilatih," pungkasnya.


    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id