Bikin Kisruh! BTS Meal Masih Dijual hingga Juli

    Annisa ayu artanti - 10 Juni 2021 11:03 WIB
    Bikin Kisruh! BTS Meal Masih Dijual hingga Juli
    Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) memadati gerai gerai McDonald's untuk memenuhi pelanggan yang memesan BTS meals. Foto: MI/Andri Widiyanto.



    Jakarta: Manajemen McDonald's Indonesia menyatakan BTS Meal tidak hanya tersedia pada Rabu, 9 Juni 2021 saja, tetapi tetap tersedia selama satu bulan ke depan. Hal itu ditekankan karena BTS Meal McD sempat menjadi pembicaraan hangat sejak kemarin.

    Antusiasme ARMY, panggilan untuk penggemar BTS, yang sangat besar untuk memperoleh kemasan spesial BTS tersebut membuat kerumunan pengemudi ojek online saat pemesanan berlangsung di outlet-outlet McDonald's.

     



    "Kami pun ingin menginformasikan kembali bahwa BTS Meal bukan hanya tersedia hari ini saja, melainkan selama sebulan ke depan, sehingga kepada seluruh pelanggan tidak perlu tergesa dan khawatir akan kehabisan produk ini," kata Associate Director of Communications McDonald's Indonesia Sutji Lantyka dalam keterangan resminya, Kamis, 10 Juni 2021.

    Ia mengungkapkan, manajemen mengapresiasi masyarakat atas menu kolaborasi dengan Bangtan Boys atau BTS asal Korea Selatan tersebut meski sejumlah outlet McDonald's Indonesia harus terpaksa ditutup demi agar tidak menimbulkan kerumunan kembali dan demi penerapan protokol kesehatan covid-19.

    "Kami sangat berterima kasih atas antusiasme masyarakat yang sangat besar akan BTS Meal. Perihal penutupan sementara beberapa gerai McDonald’s, keselamatan dan keamanan konsumen dan pelanggan adalah prioritas McDonald’s Indonesia, penutupan dilakukan untuk sementara waktu, demi menghindari kerumunan antrian drive thru dan pembelian delivery," jelasnya.

    Adapun imbas dari kerumunan yang terjadi oleh pengemudi ojek online dalam pemesanan BTS Meal di outlet McDonald's membuat polisi memanggil manajemen McDonald's.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pemanggilan merupakan proses akhir menindaklanjuti kerumunan itu. Polisi dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) telah menutup gerai dan membubarkan kerumunan. Polisi dan Satpol PP juga bakal menyurati pengelola restoran siap saji itu, serta mengimbau menutup aplikasi untuk mencegah pesanan.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id