Mantap! Protokol Kesehatan Bandara Soekarno-Hatta Kembali Diakui Dunia

    Desi Angriani - 01 Desember 2021 16:30 WIB
    Mantap! Protokol Kesehatan Bandara Soekarno-Hatta Kembali Diakui Dunia
    Penumpang antre masuk loket check in di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Banten. Foto: dok MI/Ramdani.



    Jakarta: Penerapan protokol kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, kembali mendapat pengakuan dunia melalui Airport Council International (ACI) dan Safe Travel Barometer.

    Presiden Direktur PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan penghargaan tersebut menandakan Bandara Soetta telah menerapkan protokol kesehatan bertaraf internasional.

     



    "Penghargaan dari ACI dan skor tertinggi di ASEAN dari Safe Travel Barometer ini sekaligus menandakan Bandara Soekarno-Hatta sejak di awal pandemi telah siap menerapkan protokol kesehatan sesuai regulasi di dalam negeri dan best practice global," kata Awaluddin dalam keterangan resminya, Rabu, 1 Desember 2021.

    Awaluddin menuturkan Bandara Soekarno-Hatta merupakan pintu masuk utama penerbangan internasional serta jangkar penerbangan rute domestik sehingga protokol kesehatan dan operasional bandara harus dioptimalkan.

    "ACI memberikan sertifikat Airport Health Accreditation selama dua tahun berturut-turut, sertifikat pertama diberikan pada November 2020 dan sertifikat kedua diberikan pada November 2021," ungkap dia.

    Sementara itu, Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi mengatakan penerapan protokol kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta diperkuat Biosafety Management dan Biosecurity Management.

    Bandara Soekarno-Hatta dilengkapi juga dengan Airport Health Center sebagai fasilitas tes covid-19, dan diperkuat dengan adanya laboratorium berstatus Biosafety Lab Level 2 (BSL-2).

    Dibangun seluas 158 meter persegi di Terminal 3, BSL-2 ini dilengkapi sejumlah ruangan antara lain ruang ekstraksi dan ruang mixing dengan berbagai perlengkapan seperti BioSafety Cabinet.

    Adapun BSL-2 ini dioperasikan oleh tenaga medis profesional antara lain bersertifikat Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM), biosafety officer, dan ahli patologi.

    BSL-2 di Terminal 3 memiliki kapasitas pemeriksaan sampel hingga 1.216 sampel per jam atau sekitar 29.184 per hari, yang keberadaannya mampu memberikan hasil tes RT-PCR sekitar tiga jam setelah sampel diambil di Airport Health Center Bandara Soekarno-Hatta.

    Airport Health Center Bandara Soekarno-Hatta juga memiliki layanan tes covid-19 dengan metode tes cepat molekuler (TCM) yang hasilnya dapat diketahui sekitar satu jam.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id