Bantu Bulog, Pos Indonesia Distribusikan Bantuan Beras PPKM ke 14,8 Juta Penerima

    Husen Miftahudin - 12 Agustus 2021 14:16 WIB
    Bantu Bulog, Pos Indonesia Distribusikan Bantuan Beras PPKM ke 14,8 Juta Penerima
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya



    Jakarta: PT Pos Indonesia (Persero) membantu Perum Bulog untuk mendistribusikan bantuan beras PPKM. Untuk program Bantuan Beras PPKM tahap I dan II, PT Pos Indonesia mendapat penugasan untuk mendistribusikan bantuan tersebut kepada 14,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

    Adapun total bantuan beras PPKM tahap I dan II disalurkan kepada 28,8 juta keluarga (20 juta KPM untuk Tahap I dan 8,8 juta KPM di Tahap II). Selain PT Pos Indonesia, pendistribusian bantuan beras PPKM ini juga dilakukan oleh DNR Corporation.

     



    "PT Pos Indonesia telah ditunjuk oleh Bulog untuk mendistribusikan bansos beras ini. Kami mendapatkan penugasan untuk menyalurkan total tahap satu dan dua sekitar 14,8 juta KPM," kata Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi dalam Kick Off Distribusi Bantuan Beras PPKM Tahap II secara virtual, Kamis, 12 Agustus 2021.

    Dalam penyalurannya, PT Pos Indonesia terlebih dahulu mendapatkan data dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang sudah diverifikasi. Selanjutnya, PT Pos Indonesia menggunakan data tersebut untuk mencetak daftar nominasi (danom), sebagai daftar KPM yang berhak menerima bantuan beras.

    Setelah dicetak, danom tersebut kemudian dikirim kepada penerima sebagai undangan. Lalu, undangan tersebut disampaikan kepada KPM bekerja sama dengan kecamatan, kelurahan, ataupun desa.

    "Cara yang kedua, ada yang kami sampaikan langsung ke rumah-rumah. Kenapa? Karena ada penerima manfaat tersebut yang sudah sepuh dan tidak bisa datang ke lokasi pembagian, sehingga kami langsung kirimkan," paparnya.

    Cara lainnya, PT Pos Indonesia mengirimkan undangan tersebut kepada KPM untuk mengambil bantuan beras langsung ke kantor Pos. "Ada juga yang nantinya setelah mendapatkan undangan, itu (KPM) diambil ke kantor Pos," urai dia.

    Terkait aliran bantuan beras tersebut, Faizal menjelaskan bahwa pihaknya akan mengambil bantuan beras tersebut dari gudang-gudang Bulog yang sudah ditunjuk di setiap daerah.

    "Jadi kami koordinasi ketat dengan pihak Bulog. Ketika kami menerima, kami verifikasi ulang, mengecek kembali kualitas (bantuan beras tersebut), dan kami menerima berita acara secara detail," ucapnya.

    Selanjutnya beras yang telah diambil dari gudang Bulog daerah, PT Pos Indonesia kemudian membawa beras tersebut ke titik pembagian, baik di tingkat RT/RW, desa, ataupun kelurahan.

    "Beras kami bawa ke lokasi pembagian atau ke kantor Pos. Kemudian yang dari kantor Pos itulah yang kami salurkan ke rumah-rumah para penerima manfaat yang sepuh dan disabilitas. Ada juga yang undangannya sudah diberikan untuk titik kumpul tapi enggak diambil, itu bisa diambil di kantor Pos," pungkas Faizal.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id