Kenaikan Harga Emas Sumbang Inflasi 0,05%

    Eko Nordiansyah - 03 Agustus 2020 13:36 WIB
    Kenaikan Harga Emas Sumbang Inflasi 0,05%
    Emas. Foto : AFP.
    Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut kenaikan harga emas dalam beberapa waktu terakhir memberikan andil terhadap inflasi. Andil inflasi untuk harga emas perhiasan pada Juli 2020 tercatat sebesar 0,05 persen.

    Kepala BPS Suhariyanto mengatakan kenaikan harga emas membuat kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat inflasi 0,93 persen yang merupakan tertinggi pada Juli 2020. Kelompok ini memberikan andil inflasi 0,06 persen.

    "Jadi harga emas ini terus naik tajam dan mencapai puncaknya pada hari-hari terakhir ini," kata dalam video conference di Jakarta, Senin, 3 Agustus 2020.

    Kenaikan harga emas, lanjut dia, terjadi pada 80 kota Indeks Harga Konsumen (IHK). Kenaikan tertinggi terjadi di Kabupaten Bungo, Jambi yang mencapai 10 persen, diikuti oleh Tarakan, Medan, dan Padang sebesar sembilan persen.

    Pada Juli 2020, BPS mencatat deflasi sebesar 0,10 persen. Secara tahun kalender atau year to date sejak Januari hingga Juli 2020 inflasi tercatat sebesar 0,98 persen, dan secara year on year inflasi Juli 2020 tercatat 1,54 persen.

    "Kalau kita lihat menurut pengeluaran, penyebab utama deflasi Juli 2020 adalah harga bawang merah, tarif angkutan udara, daging ayam ras dan bawang putih. Sebaliknya yang menghambat deflasi karena masih ada kenaikan harga emas dan telur ayam ras," ungkapnya.


    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id