Peluang Ekspor Rempah RI ke Mesir-India Masih Terbuka

    Ilham wibowo - 10 Juli 2020 15:30 WIB
    Peluang Ekspor Rempah RI ke Mesir-India Masih Terbuka
    Peluang ekspor rempah Indonesia ke Mesir dan India terbuka lebar. Foto: dok MI/Andri Widianto.
    Jakarta: Peningkatan ekspor komoditas rempah Indonesia di tengah pandemi covid-19 diupayakan terus ditingkatkan. Sejauh ini, pasar Mesir dan India masih membutuhkan suplai barang dalam jumlah besar yang perlu dimanfaatkan pelaku usaha di Tanah Air.

    "Mesir merupakan pasar yang menjanjikan bagi produk rempah Indonesia karena kebutuhan masyarakatnya akan rempah, seperti pala dan cengkeh sangat tinggi. Indonesia menempati posisi nomor satu sebagai negara eksportir cengkeh ke Mesir," ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kasan, melalui keterangan tertulisnya, Jumat, 10 Juli 2020.

    Atase Perdagangan Kairo Irman Adi Purwanto Moefthi mengatakan para importir Mesir sangat memperhatikan kualitas produk yang masuk di negaranya. Artinya, para eksportir Indonesia perlu menyiapkan dokumen ekspor yang dilengkapi dengan certificate of analysis dari laboratorium, certificate of phytosanitary dari Badan Karantina Pertanian untuk produk tumbuhan, serta dokumen tambahan lain sesuai permintaan buyers.

    "Para pelaku usaha yang berniat mecari buyers di Mesir dapat menghubungi kami sebagai perwakilan perdagangan di Mesir. Sebagai langkah awal, kami akan memfasilitasi pertemuan dengan para importir atau para pelaku usaha yang sudah berpengalaman dan mengetahui prosedur pengiriman barang, keamanan pangan dan label produk," kata Irman.

    Adapun nilai total ekspor rempah Indonesia ke Mesir periode Januari-April 2020 tercatat sebesar USD1,42 juta. Untuk cengkeh (HS 9071) tercatat sebesar USD1,12 juta, kayu manis (HS 9061) tercatat sebesar USD181 ribu, pala (HS 9081) sebesar USD100 ribu, lada (HS 9041) sebesar USD13 ribu dan jahe (HS 9109) tercatat sebesar USD6.000.

    Sedangkan untuk pasar India, Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) Chennai Kumara Jati mengungkapkan peluang pasar rempah Indonesia juga berpeluang besar karena mayoritas masyarakatnya membutuhkan rempah-rempah sebagai obat, kegiatan keagamaan, kosmetik, aroma terapi, dan minuman. Rempah Indonesia berpotensi besar di India karena tingginya kebutuhan masyarakat akan bahan mentah rempah.

    "Selain itu, rempah-rempah Indonesia memiliki kestabilan harga yang tinggi, serta adanya penurunan tarif pajak dan kemungkinan pembebasan pajak untuk transaksi guna kepentingan reekspor dalam negeri India," kata Kumara.

    Menurut Kumara, India menerapkan standar rempah-rempah yang diekspor ke India harus memiliki bau, rasa, warna, dan aroma identik dengan rempah India. Selain itu, produk rempah harus diproduksi, disimpan, dan diangkut dengan aman agar tidak terkontaminasi bahan kimia fisik dan biologis.

    "Semua produk terutama makanan harus dikemas dan diberi label sesuai Food Safety And Standards India (FSSAI)," tuturnya.

    Kumara menjelaskan beberapa strategi peningkatan kinerja perdagangan di tengah pandemi covid-19. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi digital. India memiliki beberapa situs perdagangan daring yang dapat digunakan untuk melakukan promosi, yaitu amazon.in, IndiaMart.com, tradeindia.com, india.alibaba.com, dan olx.in.

    Nilai ekspor rempah Indonesia ke India periode Januari-April 2020 untuk cengkeh (HS 0907) tercatat sebesar USD7,9 juta; biji pala, bunga, dan kapulaga (HS 0908) tercatat sebesar 7,3 juta; kopi (HS 0901) tercatat sebesar USD5,9 juta; lada (HS 0904) tercatat sebesar USD3,29 juta; serta jahe, kunyit, temulawak (HS 0910) tercatat sebesar USD1,8 juta.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id