Kiprah UMKM Dipercaya Selamatkan Indonesia dari Jurang Resesi

    Husen Miftahudin - 19 Juli 2020 15:26 WIB
    Kiprah UMKM Dipercaya Selamatkan Indonesia dari Jurang Resesi
    Ilustrasi. Foto: Antara/Maulana Surya
    Jakarta: Ketua MPR Bambang Soesatyo menanti gairah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendorong sektor perekonomian domestik di tengah gejolak ekonomi imbas pandemi covid-19. Maklum kiprah UMKM pernah terbukti mampu menyelamatkan perekonomian Indonesia dalam situasi krisis moneter yang terjadi pada 1998.

    "Tak salah jika pemerintah memberikan perhatian khusus kepada UMKM untuk menggairahkan kembali roda perekonomian Indonesia," ujar Bamsoet dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Minggu, 19 Juli 2020.

    Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ini menuturkan UMKM memiliki peran strategis sebagai penggerak perekonomian bangsa. Angka penyerapan tenaga kerja yang tinggi melalui UMKM diyakini bisa membantu pemerintah mengatasi jurang resesi ekonomi akibat covid-19.

    "Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan UMKM mampu menyerap sekitar 117 juta tenaga kerja di mana 107,4 juta dari usaha mikro, 5,8 juta dari usaha kecil, dan 3,7 juta dari usaha menengah," urai Bamsoet.

    Tak hanya itu, lanjutnya, UMKM juga memiliki peran penting dalam pemerataan ekonomi masyarakat. Berbeda dengan perusahaan besar, UMKM memiliki lokasi di berbagai tempat, termasuk di wilayah pelosok tanah air.

    "Saat ini Indonesia didominasi oleh para pelaku UMKM. Sebanyak 58 juta pelaku UMKM ada di negara ini. Jumlah ini mencapai 98 persen dari total unit usaha yang ada," ungkap dia.

    Bamsoet mengingatkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam beberapa kuartal diprediksi masih menurun tajam. Untuk kuartal II-2020 bisa menyusut hingga minus 4,3 persen. Sementara untuk kuartal III-2020 diprediksi hanya akan tumbuh di kisaran satu persen.

    "Di sini kita harapkan UMKM mampu menggerakan perekonomian Indonesia. Pemerintah akan memberikan tambahan anggaran bagi UMKM yang terdampak covid-19 sebesar Rp123,46 triliun. Tambahan anggaran tersebut harus tepat sasaran sehingga dapat memberi output yang optimal dan dampak yang efektif dari dalam mengatasi persoalan ekonomi akibat pandemi," tutup Bamsoet.

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id