Sri Mulyani Ungkap Daya Saing Ekspor RI Tak Banyak Berubah

    Eko Nordiansyah - 05 Maret 2020 20:05 WIB
    Sri Mulyani Ungkap Daya Saing Ekspor RI Tak Banyak Berubah
    Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Medcom.id/Suci Sedya Utami.
    Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menceritakan daya saing produk ekspor Indonesia tidak banyak berubah dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan ketika menjadi konsultan di Kementerian Perdagangan (Kemendag) beberapa tahun lalu hingga kini daya saing produk ekspor nasional tidak banyak mengalami kemajuan.

    "Ekspor nonmigas kita sejak saya kerja di LPEM UI dan konsultan Kemendag sampai sekarang menteri, ekspor kita belum banyak berubah, daya saing belum banyak berubah," kata dia dalam Rakernas Kemendag di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis, 5 Maret 2020.

    Dirinya menambahkan, masih banyak pekerjaan rumah untuk mendongkrak ekspor nasional yang belum diselesaikan. Saat banyak negara berlomba-lomba untuk menciptakan produk ekspor yang memiliki nilai tambah dan memanfaatkan teknologi. Sayangnya, Indonesia belum melakukannya.

    "Berarti kita belum kerjakan homework. Waktu dunia berubah, value added terjadi dengan inovasi teknologi, birokrasi efisien dan semua digital, kita masih hidup tenang di khatulistiwa," canda Sri Mulyani.

    Menurut Sri Mulyani, pemerintah dalam hal ini Kemendag harus memiliki inovasi yang bisa mendorong ekspor nasional. Selama ini Indonesia masih sangat mengandalkan sumber daya alam untuk diekspor secara mentah tanpa memiliki nilai tambah yang memanfaatkan teknologi.

    Dengan berbagai potensi yang bisa diandalkan, seharusnya pemerintah bisa memberikan kemudahan birokrasi sehingga membantu pengusaha. Selain itu, masalah produktivitas tenaga kerja yang rendah namun dengan biaya yang tinggi, juga menjadi halangan bagi daya saing industri manufaktur di dalam negeri.

    "Sedikit saja Sri Langka tawarkan upah buruh rendah, langsung pindah. Sedikit saja Vietnam tawarkan upah buruh rendah dengan produktif lebih tinggi, langsung pindah ke sana. Belum masalah pusing perizinan, ini harus pikir keras," pungkasnya.  




    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id