Ekspor Nonmigas Maret 2021 Tertinggi Sepanjang Sejarah

    Annisa ayu artanti - 16 April 2021 19:42 WIB
    Ekspor Nonmigas Maret 2021 Tertinggi Sepanjang Sejarah
    Menteri Perdagangan M Lutfi - - Foto: dok Kemendag



    Jakarta: Kementerian Perdagangan menyebut ekspor nonmigas Indonesia pada Maret 2021 merupakan tertinggi dalam sejarah. Tercatat, nilai ekspor nonmigas Maret 2021 sebesar USD17,45 miliar.

    "Ekspor nonmigas kita Maret ini tertinggi dalam sejarah terutama pascakrisis 1998," kata Menteri Perdagangan M Lutfi dalam konferensi pers virtual, Jumat, 16 April 2021.

    Lutfi merinci jika dibandingkan dengan bulan lalu, ekspor non migas pada Maret 2021 ini naik 21,21 persen. Lalu secara kumulatif dari Januari hingga Maret 2021 nilai ekspor nonmigas Indonesia mencapai USD48,25 miliar, atau meningkat 17,14 persen secara tahunan.






    Adapun sepuluh besar barang ekspor nonmigas adalah lemak dan minyak hewan/nabati sebesar USD2,89 miliar, bahan bakar mineral sebesar USD2,07 miliar, besin dan baja sebesar USD1,41 miliar.

    Kemudian mesin dan perlengkapan elektrik USD970 juta, kendaraan dan bagian-bagiannya USD800 juta, karet dan barang dari karet USD670 juta, mesin dan peralatan mekanis USD600 juta, berbagai produk kimia sebesar USD520 juta, alas kaki sebesar USD510 juta, dan logam mulia, perhiasan sebesar USD450 juta.

    "Top ten ekspor barang itu sebenarnya barang industri. Barang industri sudah mulai pilar utama jadi kalau kita liat besi baja menjadi primadona yang utama karena pertumbuhannya dibanding jan maret 2020, 60,67 persen jadi indonesia sudah menjual barang industri dan minyak nabati cpo pertumbuhan nomor dua 45,35 persen," jelasnya.

    Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2021 mengalami surplus sebesar USD1,57 miliar. Surplus terjadi karena ekspor pada bulan lalu tercatat USD18,35 miliar sedangkan impor sebesar USD16,79 miliar.

    Kepala BPS Suhariyanto mengatakan surplus pada Maret 2021 ini jauh lebih bagus dibandingkan surplus pada Maret tahun lalu maupun Maret 2019. Pada Maret 2019 yang belum terjadi pandemi, neraca perdagangan hanya surplus USD700 juta.

    "Jadi kalau kita lihat berdasarkan sektor, berdasarkan penggunaan barangnya, performa ekspor impor pada Maret 2021 ini sangat bagus, sangat impresif," katanya.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id