Pengusaha Yakin Subsidi Ongkir Dongkrak Trafik Jasa Logistik

    Antara - 21 April 2021 19:56 WIB
    Pengusaha Yakin Subsidi Ongkir Dongkrak Trafik Jasa Logistik
    Ilustrasi layanan pengiriman barang atau logistik - - Foto: dok MI



    Jakarta: Pengusaha di bidang logistik optimistis kebijakan pemberian subsidi untuk ongkos kirim (ongkir) pada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) Ramadan 2021 akan mendongkrak trafik pengiriman.  Subsidi tersebut juga akan menggenjot transaksi e-commerce.

    "Dampaknya buat jasa pengiriman tentu positif. Trafik akan naik, jumlah volume akan naik. Artinya teman-teman pelaku usaha jasa pengiriman pasti akan mendapatkan peningkatan jumlah kiriman akibat subsidi itu," kata Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) Mohamad Feriadi saat dihubungi Antara di Jakarta, Rabu, 21 April 2021.

     



    Feriadi menilai secara logika program subsidi ongkos kirim memang akan sangat menarik bagi pembeli. Perusahaan jasa pengiriman pun telah melakukan upaya antisipasi untuk menghadapi lonjakan pengiriman saat Harbolnas nanti.

    "Umumnya yang dilakukan pelaku adalah menambah jumlah SDM, armada, dalam rangka mengantisipasi lonjakan pengiriman," terang dia.

    Direktur Utama JNE itu mengungkapkan momentum Ramadan dan Idulfitri merupakan salah satu musim puncak (peak season) bagi industri jasa titipan dan pengiriman barang untuk bisa meraup lebih banyak untung.


    Oleh karena itu, umumnya pelaku usaha logistik akan melakukan persiapan untuk menghadapi momentum Ramadhan dan Idulfitri.

    Ia pun memperkirakan meski di tengah kondisi pandemi dan Ramadan, lonjakan pengiriman akan tetap ada. Hal itu lantaran dua hal, yaitu tradisi kirim mengirim barang yang kerap dilakukan masyarakat hingga kebijakan larangan mudik Lebaran.

    "Memang berdasarkan pengalaman yang ada, selalu di bulan Ramadhan ini, sudah tradisi kirim mengirim itu sudah jadi hal biasa dilakukan masyarakat Indonesia. Kedua, karena adanya larangan mudik, mungkin sebagian masyarakat malah melakukan aktivitas kirim mengirim ke sanak saudara," pungkas Feriadi.

    Sebelumnya, pemerintah menyiapkan dana Rp500 miliar untuk menyubsidi ongkos kirim dari pembelian barang melalui daring pada Harbolnas yang berlangsung pada H-10 atau H-5 menjelang Idulfitri 1422 Hijriah.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id