ASDP: Pergerakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni Sepi

    Husen Miftahudin - 06 Mei 2021 14:13 WIB
    ASDP: Pergerakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni Sepi
    Ilustrasi arus penumpang yang menyeberang dari dan ke Pelabuhan Bakauheni - - Foto: ASDP



    Jakarta: PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melaporkan arus penumpang yang menyeberang dari dan ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, relatif sepi. Hal itu menyusul adanya pemberlakuan mudik yang berlaku sejak 6-17 Mei 2021.

    Data mencatat, arus penumpang pada 28 April-3 Mei 2021 mencapai 37 persen dan kendaraan 33 persen yang tiba di Pelabuhan Bakauheni. Sementara itu dari sekitar 61 ribu yang melintas Bakauheni, ada sekitar 20 persen atau 12 ribu orang bertujuan ke Lampung.

     



    Gubernur Lampung Arinal Djunaidi pun menyampaikan apresiasinya kepada seluruh mitra kerja di lingkungan Pelabuhan Bakauheni, termasuk kepada ASDP. Antisipasi yang dilakukan dalam menghadapi Angkutan Lebaran 2021 dan sesuai dengan penanganan covid-19 berjalan lancar.


    "Ini Ini artinya, pemerintah cukup berhasil dengan imbauan tidak mudik. Akan tetapi, kita harus tetap antisipasi karena potensi masyarakat yang melintas di pelabuhan sangat tinggi," tutur Arinal dalam keterangan resminya, Kamis, 6 Mei 2021.

    Sementara itu, Kapolda Lampung Hendro Sugiatno mengatakan bahwa layanan penyeberangan di masa Angkutan Lebaran di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni terus mengalami perbaikan setiap tahunnya, salah satunya karena adanya layanan tiket online Ferizy.

    "Dengan adanya sistem online, tentu waktu kedatangan kendaraan sudah bisa diprediksikan, sudah bisa dikelola dan dipetakan kesiapan petugas sesuai dengan waktu kedatangan dan pergerakannya," ujarnya.

    Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi mengungkapkan, layanan pelabuhan dan kapal penyeberangan ASDP beroperasi sesuai dengan aturan pengendalian transportasi yang telah diatur, khususnya periode larangan mudik pada 6-17 Mei 2021. Pelabuhan penyeberangan tetap beroperasi normal agar pelayanan publik tetap berjalan.

    Selama masa larangan mudik juga telah diatur bahwa ASDP akan tetap melayani angkutan logistik untuk menjaga pasokan di daerah tetap stabil, dan juga untuk mengangkut penumpang dengan kriteria khusus.

    "Kami siap menerima arahan, dan tentunya akan melakukan pengaturan sebaik-baiknya agar tidak ada antrean atau penumpukan penumpang baik di pelabuhan dan kapal penyeberangan, serta selalu menjaga implementasi physical distancing," tegas Ira.

    Menurutnya, kehadiran layanan tiket online Ferizy membantu pengelolaan arus penumpang dan kendaraan yang akan melintas di pelabuhan. "Sistem kuota per waktu ini sangat membantu kami, sehingga arus kendaraan dan penumpang dapat dikelola dan rencana pengendalian transportasi di masa Angkutan Lebaran ini dapat berjalan lancar," pungkas Ira.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id