comscore

Peran UMKM dalam Pembangunan Ekonomi Jadi Isu Krusial di G20

Husen Miftahudin - 19 Mei 2022 20:49 WIB
Peran UMKM dalam Pembangunan Ekonomi Jadi Isu Krusial di G20
Tempo BNI The Bilateral Forum 2022. Foto Istimewa.
Jakarta: Peran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam pembangunan ekonomi serta pemulihan ekonomi melalui pariwisata dan manufaktur menjadi isu krusial yang akan dibahas dalam gelaran G20.

Isu itu juga dikulik secara mendalam pada gelaran Tempo BNI Bilateral Forum. Hal ini sebagai respons atas merebaknya pandemi covid-19 yang telah memberikan dampak buruk terhadap UMKM.
Diketahui berdasarkan hasil survei beberapa lembaga seperti Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), hingga Bank Dunia juga menunjukkan bahwa pandemi menyebabkan banyak UMKM kesulitan melunasi pinjaman serta membayar tagihan listrik, gas, dan gaji karyawan.

Beberapa di antaranya bahkan sampai harus melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Kendala lain yang dialami UMKM, antara lain sulitnya memperoleh bahan baku, permodalan, pelanggan menurun, distribusi, dan produksi terhambat.

Untuk melewati pandemi, UMKM mengandalkan bantuan pemerintah. Indonesia sendiri telah menyediakan insentif dukungan bagi UMKM melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada 2020 dengan realisasi penyaluran sebesar Rp 112,84 triliun dan telah dinikmati oleh lebih dari 30 juta UMKM. Sementara untuk 2021, pemerintah menganggarkan PEN sebesar Rp121,90 triliun untuk menjaga kelanjutan momentum pemulihan ekonomi.

Titik cerah pemulihan ekonomi tiba sejak tongkat estafet Presidensi G20 diberikan ke Indonesia akhir Oktober 2021. Presiden Joko Widodo berharap kesempatan ini digunakan secara maksimal.

"Indonesia mendorong negara-negara G20 untuk melakukan aksi-aksi nyata. Indonesia siap berkolaborasi dan menggalang kekuatan sehingga masyarakat dunia dapat merasakan dampak positif dari kerja sama ini. Indonesia juga harus menghasilkan terobosan-terobosan besar dari forum G20," kata Jokowi, dikutip Kamis, 19 Mei 2022.

Adapun substansi dari G20 terdiri dari jalur keuangan (finance track) dan jalur non-keuangan (sherpa track). Isu yang dibahas pada sherpa track terkait sektor riil, antara lain tentang kesehatan, ketenagakerjaan, perdagangan-investasi-industri, ekonomi digital, pariwisata, energi dan lingkungan, pembangunan, antikorupsi, serta pemberdayaan perempuan dan pemuda.

Menangkap isu-isu yang menjadi perhatian seri G20, Tempo.co menyelenggarakan Tempo BNI The Bilateral Forum 2022 pada Kamis, 12 Mei 2022 di Ballroom Hotel The Langham, Jakarta. Terdapat tiga sesi yang masing-masing sesinya akan mengangkat tema Peran UKM dalam Pembangunan Ekonomi, Pemulihan Ekonomi Setelah Pandemi, serta Pemulihan Ekonomi melalui Pariwisata dan Manufaktur.

Adanya Tempo BNI Bilateral Forum diharapkan memberikan pemahaman yang luas dari para pemangku kepentingan tentang strategi kebijakan dan perjanjian bilateral antara sesama negara G20 mengenai ekonomi.

Selain itu, forum ini juga diharapkan dapat memberikan masukan dan dukungan kepada pembuat kebijakan, pemangku kepentingan, dan investor pada UKM, perbankan, pariwisata, dan industri manufaktur. Wawasan dari forum ini juga akan memandu investor dalam menavigasi bisnis mereka di era pascapandemi.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id