Minta Izin Presiden, Trenggono Ingin Kapal Pencuri Ikan Dihibahkan ke Nelayan

    Suci Sedya Utami - 10 Juni 2021 16:15 WIB
    Minta Izin Presiden, Trenggono Ingin Kapal Pencuri Ikan Dihibahkan ke Nelayan
    Ilustrasi penangkapan kapal nelayan asing di perairan Indonesia - - Foto: Antara/ M Kanwa



    Jakarta: Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono telah mengusulkan ke Presiden Joko Widodo agar sebagian kapal hasil operasi pemberantasan kegiatan illegal fishing atau pencurian ikan diberikan pada nelayan tradisional.

    Hal tersebut akan mendorong peningkatan kesejahteraan bagi nelayan. Namun sebelumnya, kapal itu harus dilakukan perbaikan, khususnya untuk alat tangkap agar lebih ramah lingkungan.

     



    "Namun prosesnya tidak begitu mudah karena ada payung hukum yang tidak bisa kita langgar dan kami harus berkoordinasi dengan aparat lainnya," kata Trenggono dalam keterangan resmi, Kamis, 10 Juni 2021.

    Selama ini, sebagain kapal-kapal ikan hasil tangkapan telah dimusnahkan dan diberikan kepada lembaga pendidikan untuk kebutuhan praktik maupun riset.


    Sepanjang 2021 hingga kini, KKP telah menangkap 113 kapal yang terdiri dari 77 kapal ikan Indonesia yang melanggar ketentuan. Kemudian  36 kapal ikan asing yang mencuri ikan yakni sembilan kapal berbendera Malaysia, empat kapal berbendera Filipina, dan 23 kapal berbendera Vietnam).

    KKP juga menangkap 62 pelaku penangkapan ikan dengan cara yang merusak (destructive fishing) seperti bom ikan, setrum, maupun racun. Teranyar, sepanjang Juni (3-8), KKP telah menangkap 19 kapal antara lain tiga kapal berbendera Malaysia, tujuh kapal berbendera Vietnam, dua kapal berbendera Filipina an tujuh kapal berbendera Indonesia.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id