Populer Ekonomi: Cadangan Minyak Dunia Turun Drastis hingga Manufaktur Singapura Ambruk

    Desi Angriani - 28 Oktober 2021 07:57 WIB
    Populer Ekonomi: Cadangan Minyak Dunia Turun Drastis hingga Manufaktur Singapura Ambruk
    Ilustrasi aktivitas eksplorasi minyak mentah - - Foto: dok AFP



    Jakarta: Berita populer ekonomi dari dalam dan luar negeri pada Rabu, 27 Oktober 2021, kembali menjadi perhatian para pembaca Medcom.id. Adapun para pembaca lebih banyak menyoroti berita dari luar negeri.
     
    Kumpulan berita tersebut antara lain, Saudi Aramco menyebut cadangan minyak dunia turun dengan cepat, ratusan calon penumpang serbu tes PCR di terminal 3 Bandara Soetta hingga sektor manufaktur Singapura ambruk untuk pertama kalinya.

    Masih ada berita lainnya yang juga masuk dalam daftar populer harian. Berikut rangkuman berita selengkapnya.

     



    1. Waduh! Saudi Aramco Sebut Pasokan Cadangan Minyak Dunia Turun dengan Cepat

    Saudi Aramco mengatakan kapasitas produksi minyak di seluruh dunia turun dengan cepat dan perusahaan perlu berinvestasi lebih banyak dalam produksi. Hal itu perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya krisis energi dan demi menjaga momentum operasional ekonomi negara-negara di dunia di masa mendatang.

    Baca selengkapnya di sini

    2. Keluar dalam 3 Jam, Ratusan Calon Penumpang Serbu Tes PCR di Terminal 3 Bandara Soetta

    Sebanyak 230 calon penumpang menyerbu RT-PCR drive thru di Airport Health Center Bandara Soekarno-Hatta sejak hasil tes bisa keluar dalam tiga jam. Layanan cepat tes PCR ini khusus bagi penumpang pesawat yang terbang di hari yang sama.
     
    Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan biaya tes yang ditetapkan dengan harga Rp495 ribu kemungkinan akan turun menjadi RP300 ribu menunggu regulasi dari pemerintah.

    Baca selengkapnya di sini

    3. Manufaktur Singapura Ambruk untuk Pertama Kalinya di September 2021

    Produksi manufaktur Singapura turun untuk pertama kalinya dalam hampir satu tahun pada September 2021, yang sebagian besar disebabkan oleh segmen farmasi. Kondisi itu terjadi saat negara itu terus memerangi pandemi covid-19 yang kini sedang bergejolak.
     
    Produksi pabrik turun 3,4 persen secara tahun ke tahun di September, setelah tumbuh 11 persen direvisi pada Agustus. Ini adalah pertama kalinya produksi manufaktur mencatat penurunan sejak Oktober tahun lalu, ketika produksi berkontraksi 0,4 persen.

    Baca selengkapnya di sini

    4. Sri Mulyani: Kemampuan RI Tahan Dampak Covid-19 Relatif Efektif Ketimbang Negara Lain

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, kemampuan Indonesia untuk menahan varian delta covid-19 terbilang relatif singkat dan efektif jika dibandingkan dengan negara lain di dunia. Hal ini mengingat Indonesia memiliki jumlah penduduk terbesar keempat di dunia dan memiliki tantangan secara geografis.
     
    Baca selengkapnya di sini

    5. Antisipasi Gelombang Ketiga, Perputaran Roda Ekonomi Harus Diperhatikan

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy meminta pihak-pihak terkait tidak mengabaikan perputaran roda ekonomi di masyarakat meski semua elemen berupaya mengantisipasi sekaligus membendung agar tidak terjadi gelombang ketiga covid-19.

    Pengetatan dan pengawasan prokes utamanya di tiga tempat, yakni Gereja pada saat perayaan Natal, di tempat perbelanjaan dan lokasi wisata lokal.

    Baca selengkapnya di sini


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id