Pacu Kinerja Pertanian Sukabumi, Mentan Perkuat Akselerasi Hulu hingga Hilir

    M Studio - 12 Oktober 2020 19:43 WIB
    Pacu Kinerja Pertanian Sukabumi, Mentan Perkuat Akselerasi Hulu hingga Hilir
    Sebagai salah satu daerah penghasil pangan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berharap akselerasi pertanian di Sukabumi digarap dari hulu hingga hilir (Foto:Dok.Kementan)
    Sukabumi: Pertanian merupakan salah satu sektor yang berpotensi besar terhadap perekonomian masyarakat Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sebagai salah satu daerah penghasil pangan, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo berharap akselerasi pertanian di Sukabumi digarap dari hulu hingga hilir. 

    "Pertanian terbukti menjadi sektor yang paling mampu bertahan di tengah pandemi covid-19. Saya harap kinerja ini mampu memperkuat akselerasi pertanian dari hulu hingga hilir. Sejauh ini ketahanan pangan di Sukabumi terjamin cukup baik, hanya akselerasinya yang harus kita terus bangun dan jaga,” ucap Mentan Syahrul, saat meninjau lokasi peternakan kambing, domba, dan sapi di Yayasan Adzkia, Desa Sukaresmi, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat, Senin, 12 Januari 2020.

    Syahrul berharap petani Sukabumi dapat mengembangkan usaha taninya secara komprehensif dari budidaya (on farm) hingga pengolahan dan pemasaran (off farm). 

    Hal ini sekaligus sebagai upaya dalam menghasilkan produk yang mempunyai nilai tambah sehingga berdampak terhadap peningkatan pendapatan petani di wilayah tersebut. 

    “Saya harus pastikan proses korporasi dari on farm hingga off farm di berbagai wilayah terkoneksi dengan kuat. Kita tidak mau petani sudah lelah menanam, kemudian tidak tahu siapa yang harus menyerap, siapa yang harus membeli,” tutur Mentan Syahrul. 

    Ia menambahkan, "Persoalan pangan adalah persoalan yang perlu dikerjakan secara bersama-sama. Kita harus sama-sama kerja di lapangan, ada pemda, kelompok tani, kementerian, BUMN dalam hal ini Bulog. Semua harus bersinergi untuk kesejahteraan petani,” katanya. 

    Sebagai informasi, Sukabumi tercatat memiliki luas lahan baku sawah 56.782 hektare (ha). Sebagian besar lahannya ditanami komoditas tanaman pangan berupa padi, jagung, dan kedelai. Dari luas panen padi di Sukabumi yang mencapai 93.378 ha pada tahun 2019, wilayah ini mampu memproduksi padi hingga 468.764 ton GKG atau setara 268.930 ton beras.

    Saat ini, Kementerian Pertanian tengah mengejar produksi pangan terutama beras, melalui 5,8 juta ha lahan yang ditanami pada musim tanam II tahun 2020. 

    "Proses produksi yang berjalan ini membutuhkan penyerapan produksi beras secara masif. Hal ini penting agar kestabilan harga selama masa panen tetap terjaga dan kesejahteraan petani meningkat," ucap Mentan.

    (ROS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id