Diperbaiki, Jalan Tol Cipali yang Ambles Ditutup 1,5 Bulan

    Insi Nantika Jelita - 10 Februari 2021 19:58 WIB
    Diperbaiki, Jalan Tol Cipali yang Ambles Ditutup 1,5 Bulan
    Kondisi jalan tol Cipali yang ambles. Foto: dok MI/Reza Sunarya.



    Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan penanganan longsornya jalan di ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 122 arah Jakarta yang terjadi pada Senin, 8 Februari 2021.

    Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian mengungkapkan, untuk penanganan permanen, lokasi jalan yang longsor akan ditutup selama 1,5 bulan untuk dilakukan perbaikan dengan menggunakan bore pile untuk menahan longsor.






    Hedy menambahkan, Astra Tol Cipali, selaku pengelola jalan tol tersebut sudah menunjuk konsultan dan kontraktor.

    "Mereka sedang menyiapkan mobile office atau kontainer dan mulai persiapan detour dan mobilisasi alat serta sheet pile," ujar Hedy dalam keterangannya, dikutip dari Mediaindonesia.com, Rabu, 10 Februari 2021.

    Lebih lanjut Hedy menjelaskan operator segera melakukan pengerukan badan jalan untuk persiapan perbaikan dan pemasangan bore pile dan counter weight untuk pengamanan bidang gelincir yang memerlukan waktu penanganan sekitar 2-3 minggu.

    PUPR, sebut Hedy, juga meminta untuk dibuat akses berupa sodetan sementara untuk menuju contraflow jalur A Tol Cipali atau dari Jakarta ke arah Semarang dalam waktu tiga hari. Sodetan ini ditargetkan akan selesai pada Jumat, 12 Maret 2021.

    Pihaknya mengatakan amblesnya jalan tol Cipali diduga disebabkan gerusan lereng badan jalan akibat tingginya intensitas hujan di Jawa Barat, sehingga membuat jalan retak sepanjang 40 meter. Kondisi itu membuat jalan tidak bisa dilewati oleh kendaraan sehingga dilakukan penutupan dan pemberlakuan contraflow dari KM 117 hingga KM 126 sejak Selasa, 9 Februari 2021 dini hari.

    "Kami tengah melakukan sejumlah upaya untuk penanganan longsoran tersebut, di antaranya pemasangan sheet pile di sisi median untuk untuk proteksi lajur A dan juga untuk proteksi potensi gerakan di lokasi sliding," urai Hedy.

    "Di samping itu, untuk mengurangi beban lalu lintas, juga akan dibangun dua lajur sementara di median (detour) sepanjang 200 meter dari KM 122+300 hingga KM 122+500 dengan waktu pengerjaan 10 hari," pungkasnya.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id