Pasar Digital UMKM Berhasil Bukukan Transaksi Rp3,2 Miliar

    Suci Sedya Utami - 22 Februari 2021 18:13 WIB
    Pasar Digital UMKM Berhasil Bukukan Transaksi Rp3,2 Miliar
    Ilustrasi UMKM. MI/Adam
    Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi menutup penyelenggaraan Pasar Digital (PaDi) Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Virtual Expo. Dari kegiatan tersebut, transaksi yang berhasil dibukukan sebesar Rp3,2 miliar.

    Sekretaris Kementerian BUMN Susyanto mengatakan sejak pembukaan pada 15 Februari lalu hingga hari ini, Senin, 22 Februari 2021 pukul 12.00 WIB, pameran virtual PaDi UMKM telah membukukan transaksi sebanyak 1.66 kali yang didukung payment gateway dari PaDiumkm.id.

    PaDi-UMKM Virtual Expo juga dikunjungi sebanyak 52.712 kali oleh 4.880 registered online visitor.

    Susyanto mengatakan penyelenggaraan acara ini merupakan wujud nyata dari sinergi kemitraan bisnis antara BUMN dengan UMKM yang selaras dengan kebijakan dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

    "Keberpihakan pada pengembangan UMKM menempati prioritas tertinggi karena UMKM berperan sebagai penopang utama struktur perekonomian nasional yang terkena dampak sangat besar sejak pandemi covid-19," ujar Susyanto dalam penutupan yang digelar virtual, Senin, 22 Februari 2021.

    Penyelenggaraan PaDi-UMKM Virtual Expo 2021 menampilkan beragam produk dan jasa secara informatif dan atraktif yang melibatkan sembilan perusahaan BUMN sebagai buyer group.

    Sembilan BUMN yang berpartisipasi aktif sebagai buyer tersebut antara lain PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

    Berdasarkan kelompok buyer, lima transaksi dengan nilai terbesar dibukukan oleh Telkom Indonesia sebesar Rp861 juta, Pembangunan Perumahan sebesar Rp636 juta, Pegadaian Rp503 juta, Waskita Karya sebesar Rp477 juta, dan Pertamina Rp397 juta.

    Selama pameran berlangsung, para buyer BUMN melakukan interaksi, negosiasi, dan transaksi online dengan para pelaku UMKM yang difasilitasi kepesertaannya di PaDi-UMKM Virtual Expo 2021 oleh tujuh organisasi pengampu yaitu Hipmi, Dekranas, Bhayangkari, Kementerian KUKM, Nahdatul Ulama, Muhammadiyah, dan IWAPI.

    Adapun nilai transaksi terbanyak dicapai oleh Muhammadiyah melalui CV Esa Medco Technology sebesar Rp195,42 juta, Bhayangkari melalui Apotek Esa Farma sebesar Rp45,77 juta, Hipmi melalui PT Joyci Nusantara Cemerlang sebesar Rp20,93 juta, Dekranas melalui Kaloka Pottery sebesar Rp19,66 juta, dan Nahdlatul Ulama melalui PT Agalo Nema Sanindo sebesar Rp18,15 juta.

    Di antara ragam produk yang menjadi best seller adalah kategori Office Supply meliputi komputer, printer, elektronik dan ATK, disusul oleh kategori Alat Kesehatan terdiri dari antara lain masker medis, hand sanitizer, dan APD.

    Susyanto menambahkan secara bertahap dan terukur, PaDi UMKM akan ditingkatkan kapasitas, aksesibilitas, dan kapabilitas hingga mencakup seluruh BUMN, serta menjalin sinergi lintas kementerian dan lembaga dan pihak terkait lainnya.

    Kementerian BUMN berharap, di masa mendatang event ini dapat mengundang lebih banyak lagi UMKM agar dapat menambah alternatif vendor BUMN yang lebih beragam dan kompetitif di seluruh wilayah Indonesia.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id