Pupuk Kaltim Berdayakan Ekonomi Masyarakat di Tengah Pandemi

    Husen Miftahudin - 23 Oktober 2020 20:23 WIB
    Pupuk Kaltim Berdayakan Ekonomi Masyarakat di Tengah Pandemi
    Ilustrasi Pupuk Kaltim - - Foto: dok Pupuk Kaltim
    Jakarta: Pupuk Kaltim turut memberdayakan masyarakat di tengah perlambatan ekonomi imbas meluasnya dampak pandemi covid-19. Peran serta tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) mampu meningkatkan mutu pendidikan masyarakat secara masif dan optimal.

    Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi mengatakan bahwa perusahaan memiliki komitmen tinggi dalam pengelolaan CSR perusahaan hingga memberi dampak signifikan bagi masyarakat, baik untuk sektor pemberdayaan, pendidikan, serta kontribusi dalam pencegahan dan penanganan covid-19 pada berbagai program yang dilaksanakan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

    Rahmad menegaskan bantuan penanganan covid-19 tak hanya dilaksanakan secara internal di lingkungan perusahaan, melainkan juga dilaksanakan di lingkup eksternal dengan menjangkau seluruh kawasan Kota Bontang, serta berbagai daerah seperti Ambon, Nusa Tenggara Barat, Makassar, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan wilayah lain di Sulawesi Selatan.


    "Pengelolaan CSR untuk pemberdayaan masyarakat dan peningkatan mutu pendidikan, dikembangkan Pupuk Kaltim dengan berbagai program penanganan dan antisipasi covid-19 secara merata dan bertahap yang menyasar seluruh kalangan," ujar Rahmad dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 23 Oktober 2020.

    Atas upaya dan komitmen ini, Pupuk Kaltim diganjar penghargaan Best of The Best Nusantara CSR Awards 2020, atau Pendekar Penanganan Korona untuk 11 program pemberdayaan ekonomi dan peningkatan mutu pendidikan masyarakat. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi insan perusahaan untuk memacu kinerja dan memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat, khususnya target program tanggap darurat pencegahan dan penanganan covid-19 yang dikembangkan guna mendukung pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.

    Salah satunya pelatihan dan pendampingan pengendalian covid-19 untuk 40 karyawan yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Kota Bontang, bekerja sama dengan Suvi Training sebagai LPK Binaan Pupuk Kaltim. Pelatihan dan pendampingan ini berfokus pada pembukaan usaha kuliner serta pelatihan yang disesuaikan kebutuhan dunia kerja saat ini.

    Kemudian program Guntung Sport Tourism, dengan fokus utama pemberdayaan masyarakat yang bertumpu pada eksistensi akar budaya lokal, pengembangan potensi wisata terintegrasi, hingga pengembangan potensi wilayah berbasis komunitas dan pelibatan masyarakat secara luas. Targetnya, Guntung sebagai kawasan terdekat perusahaan mampu menjadi alternatif wisata berbalut daya pikat olahraga yang mengedepankan penguatan eksistensi dan pengenalan budaya lokal Kutai kepada masyarakat.

    Begitu pula target E-Commerce Based On Entrepreneurship Society (Espresso) yang menjadi wadah perluasan jaringan pemasaran melalui platform jual beli praktis dan memiliki kemudahan akses bagi UMKM Binaan Pupuk Kaltim. Seluruh program tersebut diharap dapat menggerakkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan di seluruh sektor sebagai upaya pemulihan dari dampak covid-19.

    Rahmad Pribadi optimistis seluruh program mampu berjalan optimal dan berkesinambungan, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas lingkungan dan tingkat kesejahteraan masyarakat di sekitar perusahaan sebagai pemulihan dampak covid-19 di berbagai sektor.

    "Seluruh upaya strategis dilaksanakan Pupuk Kaltim secara bertahap dan berkesinambungan sebagai wujud kontribusi perusahaan dalam penanganan pandemi covid-19 di Indonesia," pungkas Rahmad.  


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id